TRIBUN VIDEO UPDATE
Hamas Tegaskan AS Terlibat Operasi Skala Besar di Jalur Gaza, Pembantaian di Nuseirat Jadi Buktinya
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Hamas menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) terlibat operasi skala besar di Jalur Gaza.
Pembantaian terbaru di kamp Nuseirat, disebut Hamas sebagai bukti nyata.
Baca: Tembakkan Peluru Tanpa Peringatan Bukti Israel Haus Darah, Kapal Perang Israel Sasar Nelayan di Gaza
Mengutip Tribunnews pada (9/6) melansir Khaberni.
Kabar itu disampaikan Hamas seusai media Amerika dan Ibrani mengutip pernyataan Penasihat Keamanan Nasional AS John Kirby pada Sabtu (7/6) malam.
Di mana, ia memuji Israel atas keberhasilan membebaskan empat sandera yang berada di Nuseirat, Gaza Tengah.
"Kami memuji kerja dinas keamanan Israel, yang melakukan operasi berani untuk memulihkan para tahanan."
"Amerika Serikat mendukung segala upaya untuk membebaskan semua tahanan."
"Semua tahanan di Gaza harus dibebaskan sekarang," katanya.
Baca: Hizbullah Ubah Taktik Serangan Demi Persiapan Perang Skala Penuh Melawan Israel di Front Utara
Sehingga, Hamas menegaskan kembali bahwa hal itu menjadi bukti keterlibatan pemerintah Amerika.
Partisipasi penuhnya dalam kejahatan perang yang dilakukan di seluruh Jalur Gaza.
"Kami menegaskan bahwa apa yang diungkapkan oleh media Amerika dan Ibrani tentang partisipasi Amerika dalam operasi kriminal saat ini; Hal ini sekali lagi membuktikan keterlibatan pemerintah Amerika, partisipasi penuhnya dalam kejahatan perang yang dilakukan di Jalur Gaza, kepalsuan pernyataannya mengenai situasi kemanusiaan, dan kepeduliannya terhadap kehidupan warga sipil."
Selain itu, Hamas juga menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB untuk mengambil sikap nyata dari kejahatan-kejahatan yang meluas tersebut.
"Kami menyerukan kepada komunitas internasional dan PBB untuk mengambil sikap nyata kejahatan-kejahatan yang meluas ini, yang menghancurkan umat manusia, dan yang berbicara dengan keras dan jelas di hadapan seluruh dunia, dan berupaya untuk menghentikannya, dan membawa para pelakunya ke pengadilan untuk meminta pertanggungjawaban mereka atas kejahatan mereka dan pembunuhan terhadap anak-anak dan warga sipil dengan darah dingin."
Hamas menyatakan bahwa soal pembebasan sejumlah tahanannya di Gaza dengan melakukan penyerangan, justru menjadi bukti nyata genosida.
Baca: PBB Blacklist Israel, Jadi Negara Pembunuh Anak-anak, Netanyahu: Militer Israel Paling Bermoral
Disebutkan oleh Hamas bahwa hal itu tidak akan mengubah kegagalan strategisnya di Jalur Gaza.
"Apa yang diumumkan oleh tentara pendudukan Nazi tentang pembebasan sejumlah tahanannya di Gaza, setelah lebih dari delapan bulan agresi yang menggunakan semua sarana militer, keamanan dan teknologi, dan selama itu mereka melakukan semua kejahatan pembantaian, genosida, pengepungan dan kelaparan; Hal ini tidak akan mengubah kegagalan strategisnya di Jalur Gaza." (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pembantaian Nuseirat Demi Pembebasan 4 Sandera: AS Malah Puji Israel, Ini Seruan Hamas
# TRIBUN VIDEO UPDATE # Amerika Serikat # perang # Israel # Palestina # Gaza
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Kecewa NATO dan Sekutu Enggan Bantu Perang Lawan Iran, Kembali Lontarkan Ejekan Macan Kertas
Selasa, 7 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Selat Hormuz Memanas, Iran Klaim Serang Kapal Kargo yang Terafiliasi Israel Pakai Rudal Jelajah
Selasa, 7 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Tolak Gencatan Senjata & Tak Mau Buka Selat Hormuz meski Trump Ancam Bom Infrastruktur Vital
Selasa, 7 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kampus di Teheran Jadi Sasaran Target AS-Israel, Diduga Ingin Hancurkan Masa Depan Teknologi Iran
Senin, 6 April 2026
Tribunnews Update
Jejak Peluncuran Rudal Amerika Serikat Terarah dari Kuwait ke Iran, Laporan Sebut Konflik Kompleks
Senin, 6 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.