TRIBUNNEWS UPDATE
PDIP Tanggapi Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen Direvisi sebelum 2029: Harusnya Jadi 5-7 Persen
TRIBUN-VIDEO.COM - PDIP mengomentari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal ambang batas parlemen empat persen harus direvisi sebelum Pemilu 2029.
Menurut PDIP, putusan tersebut sudah bijaksana.
PDIP menginginkan ambang batas parlemen dinaikkan di angka lima sampai tujuh persen.
Baca: Mahfud Puji Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen Berlaku 2029: Bagus, Harusnya Usia Cawapres Juga
Pernyataan itu disampaikan oleh politikus PDIP sekaligus anggota DPR Hendrawan Supratikno, Kamis (29/2).
Menurut Hendrawan kenaikan ambang batas dianggap lebih masuk akal.
Ia mengatakan, tak hanya PDIP yang mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen dari empat persen.
Baca: NasDem Keberatan Putusan MK soal Ambang Batas Parlemen 4% Dihapus, Minta Dinaikkan Bertahap
Hendrawan menyebut, partai politik besar rata-rata menginginkan ambang batas parlemen dinaikkan.
Sedangkan partai politik baru mengusulkan angka ambang batas parlemen diturunkan.
Akan tetapi Hendrawan tidak mengungkapkan secara detail terkait partai politik yang ia maksud.
Baca: Pesan Mahfud MD ke Parpol soal Putusan MK Ambang Batas Parlemen: yang Dapat 2% Enggak Bisa Masuk
"Jadi memang harus dicari angka kompromi yang rasional," ujarnya melanjutkan.
Di sisi lain, Hendrawan berpandangan bahwa angka empat persen yang ditetapkan saat ini sebagai ambang batas, sejatinya sudah memenuhi kompromi untuk seluruh partai politik. (Tribun-Video.com/Kompas.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kata Politikus PDI-P soal Putusan MK Ambang Batas Parlemen Diubah Sebelum Pemilu 2029
# TRIBUNNEWS UPDATE # PDIP # ambang batas parlemen # Mahkamah Konstitusi # PDI Perjuangan
Reporter: Umi Wakhidah
Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Kejagung Tetapkan Riza Chalid sebagai Tersangka Korupsi Petral, Kini Diburu dan Masuk DPO
1 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Predator Laut Iran Buat Kapal Induk AS Mundur, AS Sulit Kendalikan Hormuz
1 hari lalu
Tribunnews Update
Polemik Motor SPPG, Purbaya Akui Miskomunikasi & Kecolongan, Pastikan Hentikan Pembelian di 2026
1 hari lalu
Tribunnews Update
Rampung Diperiksa, 5 Tersangka Korupsi Petral Diborgol, Pakai Rompi Digiring ke Mobil Tahanan
1 hari lalu
Tribunnews Update
Aktivis Rayakan Gencatan Senjata AS-Iran, Klaim Teheran Menang dalam Aksi Damai dan Dukungan Global
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.