Rabu, 15 April 2026

Konflik Palestina Vs Israel

Warga Israel yang Disandera Hamas Takut Jadi Korban IDF Memohon Dibebaskan: Kami Tak Ingin Mati

Selasa, 19 Desember 2023 11:29 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kelompok sayap bersenjata Hamas, Brigade al-Qassam, merilis video berdurasi satu menit yang memperlihatkan tiga sandera Israel lanjut usia (lansia) memohon agar segera dibebaskan.

Ketiga sandera itu diidentifikasi sebagai pejabat Israel, Chaim Peri (79), Yoram Metzger (80), dan Amiram Cooper (84).

Mereka dibawa ke Gaza pada 7 Oktober 2023, ketika Hamas melancarkan serangan ke Israel.

Dalam video itu, Peri yang duduk di tengah, mengatakan dalam bahasa Ibrani ia ditahan bersama sandera lansia lainnya yang menderita penyakit kronis.

Menurut Peri, kondisi sandera lansia sangat buruk karena penyakit yang mereka derita.

Baca: 3 Sandera Lansia Hamas Sampaikan Pesan untuk Israel: Minta untuk Dibebaskan Memakai Cara Apapun

"Kami adalah generasi yang membangun landasan penciptaan Israel. Kamilah yang memulai militer IDF."

"Kami tidak mengerti mengapa kami ditinggalkan di sini," kata Peri mengacu pada Pasukan Pertahanan Israel (IDF), dikutip dari AlJazeera.

"Anda (Israel) harus membebaskan kami dari sini, tidak peduli berapa biayanya."

"Kami tidak ingin menjadi korban serangan udara militer IDF. Bebaskan kami tanpa syarat apapun," pinta Peri.

Video itu diakhiri dengan Peri dan dua sandera lainnya berkata bersama, "Jangan biarkan kami menjadi tua di sini."

Media Israel melaporkan ketiga sandera tersebut berasal dari kibbutz Nir Oz di sepanjang perbatasan Israel, yang menjadi sasaran serangan 7 Oktober.

Baca: Masuk Daftar Buron IDF, Inilah Sosok Penting di Balik Terbentuknya Terowongan Hamas Terbesar di Gaza

Peri berada di rumahnya di Nir Oz selama serangan itu, kata laporan media Israel.

Ia mencoba mengusir orang-orang bersenjata sambil menyembunyikan istrinya di belakang sofa, kata putranya kepada kantor berita Reuters.

Namun, Peri akhirnya menyerahkan diri untuk menyelamatkan istrinya, yang masih bersembunyi, kata laporan itu.

Diketahui, Hamas telah menjadi fokus serangan Israel tanpa henti di Gaza.

Bahkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah bersumpah akan memusnahkan Hamas.

Baca berita terkait hanya di sini

# Konflik Palestina Vs Israel # Brigade Al Qassam # Hamas # Gaza # Zionis

Editor: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved