Jumat, 24 April 2026

Berita Terkini

AS Blokade Selat Hormuz, Iran Alihkan Strategi Perdagangan Melalui Jalur Darat

Rabu, 15 April 2026 17:25 WIB
Tribun Video

Unduh aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk mendapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Di tengah ancaman blokade Amerika Serikat di Selat Hormuz, Iran mulai mengalihkan strategi logistiknya dari jalur laut ke jalur darat.

Teheran kini memobilisasi wilayah perbatasan sepanjang 8.000 kilometer yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Pakistan, Irak, dan Turki.

Langkah ini diambil untuk mempercepat perdagangan lintas batas sekaligus menjaga kestabilan pasokan barang-barang penting.

Jalur kereta api dan jalan raya kini dimanfaatkan secara optimal sebagai alternatif utama untuk menghindari hambatan di jalur laut.

Baca: 2 Hari Penentu, Pakistan Tegaskan Tak Menyerah Dorong AS dan Iran Lanjutkan Negosiasi Damai

Sebagai bagian dari strategi ini, Pakistan telah membuka koridor transit baru melalui Gwadar sejak Senin (13/4/2026) yang terhubung ke Iran hingga ke wilayah Asia Tengah.

Bahkan, laporan menyebutkan bahwa pengiriman perdana melalui rute darat tersebut telah berhasil mencapai Tashkent.

Langkah ini menandai penguatan kerja sama ekonomi antara Iran dengan negara-negara tetangganya di tengah situasi konflik.

Strategi darat ini menunjukkan upaya Iran dalam memanfaatkan geografi untuk memperkuat ekonomi serta memastikan arus logistik tetap berjalan meski Selat Hormuz diblokade oleh AS.

Sebelumnya, AS melakukan blokade di Selat Hormuz setelah perundingan damai dengan Iran gagal mencapai kesepakatan.

Blokade tersebut ditujukan untuk menutup akses bagi kapal tanker yang bergerak dari maupun menuju pelabuhan-pelabuhan di Iran.

Namun, dengan mengalihkan kendali distribusi melalui jalur darat, Iran berhasil menjaga akses pergerakan barang yang tidak bisa disentuh oleh intervensi Amerika Serikat.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved