TRIBUNNEWS UPDATE
Eks Perdana Menteri Israel Serukan Pemecatan Benjamin Netanyahu, Sebut Tak Layak Pimpin Israel
TRIBUN-VIDEO.COM - Eks Perdana Menteri Israel serukan pemecatan Benjamin Netanyahu.
Ia adalah Ehud Barak, ia menyebut bahwa Netanyahu tidak layak untuk memimpin Israel.
"Netanyahu tidak layak untuk memimpin Israel", kata Barak.
Baca: Media Israel Kaget Perbedaan Perlakuan Tawanan Antara Israel & HAMAS
Dikutip dari Tribunnews pada (29/11), pernyataan Barak tersebut disampaikan dalam beberapa artikel media luar negeri pada (28/11).
Selain menyebut tak layak pimpin Israel, Barak juga menyebut Netanyahu tak dapat mengatasi kompleksitas situasi di Israel saat ini.
Barak memberikan penegasan, Netanyahu harus mundur sebelum konsekuensi dari kelemahannya semakin menjadi-jadi.
"Tidak dapat mengatasi kompleksitas situasi di Israel saat ini. Dia (Netanyahu) harus mundur sebelum konsekuensi dari kelemahannya semakin menjadi-jadi," tambah dia.
Baca: Joe Biden Alami Tekanan, Diminta Dorong Gencatan Senjata Permanen Gaza ke PM Israel Netanyahu
Barak bahkan menyerukan pembentukan pemerintahan persatuan nasional tanpa adanya Netanyahu serta kelompok ekstrem kanan.
Sebagai informasi, Barak kerap mengkritik Netanyahu yang saat ini menjabat sebagai Perdana Menteri Israel.
Barak juga pernah menyebut Netanyahu tak punya kepercayaan dari rakyat maupun tentara Israel.
Hal itu dikatakan Barak dalam sebuah wawancara bersama satu media luar negeri pada pertengahan November ini.
Baca: Hidayah di Tengah Serangan Hamas ke Israel 7 Oktober, Anak-anak Muda AS Tertarik Pelajari Al Quran
Sebagai informasi akhir, sebelum Barak, Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid juga telah menyerukan pemecatan Netanyahu. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Serukan Pemecatan Netanyahu, Ehud Barak: Dia Tidak Layak Memimpin Israel
# TRIBUNNEWS UPDATE # Israel # Netanyahu # perang # Hamas # Gaza # Palestina
Reporter: Yessy Arisanti Wienata
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Tribunnews.com
Mancanegara
Utusan RI Desak PBB Segera Investigasi 3 TNI yang Gugur: Minta Transparan Bukan Alasan dari Israel
Rabu, 1 April 2026
Mancanegara
Perang Timur Tengah Berdampak ke Sektor Pariwisata: RI Terancam Kehilangan 1,68 Juta Turis Asing
Rabu, 1 April 2026
Terkini Nasional
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dapat Santunan Rp1,8 Miliar per Orang & Gaji Penuh Setahun
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Kode Siap Akhiri Perang di Timur Tengah dalam 3 Pekan, Presiden Iran Beri Syarat Khusus
Rabu, 1 April 2026
Konflik Timur Tengah
Rusia Salahkan AS! Moskow Bereaksi Keras atas Gugurnya 3 TNI yang Diduga Ditembaki Tank Israel
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.