LIVE UPDATE
Sempat Didesak Para Kritikus, Palang Merah Tegaskan Tak Bisa Memaksakan Diri Jenguk Para Sandera
TRIBUN-VIDEO.COM - Komite Palang Merah Internasional (ICRC) menegaskan tak bisa memaksakan diri untuk mengunjungi para sandera di Gaza.
Mereka bisa mengunjungi asalkan kelompok militan Palestina, Hamas mengizinkannya.
Atas hal itu, para kritikus dan keluarga para sandera menyesalkan tindakan ICRC.
Pasalnya Komite Palang Merah Internasional tersebut pulang tak membawa kabar baik.
Yakni, mereka tidak memberikan kabar terbaru atas kondisi para sandera di Gaza.
Mengingat para sandera khawatir dan terus menunggu orang yang mereka cintai kembali pulang ke rumah.
Baca: AS dan Israel Bisa Hentikan Houthi Bajak Banyak Kapal, Analis: Dengan Diam-diam Terima Bantuan Iran
Sebelumnya para kritikus dan keluarga sandera menyatakan, bahwa ICRC bisa melakukan berbagai cara untuk mengunjungi para sandera di Gaza.
“Kami berharap Palang Merah menempatkan masalah ini di urutan teratas daftar prioritas organisasi, menggunakan semua tekanan, dan tidak berhenti sampai mereka mengunjungi semua sandera, menilai kondisi mereka, dan memastikan mereka menerima perawatan medis yang mereka butuhkan. membutuhkannya,” kata Menteri Luar Negeri Eli Cohen setelah pertemuan tanggal 14 November dengan Presiden ICRC Mirjana Spoljaric Egger di Jenewa. Dua minggu sebelumnya, Cohen mengatakan ICRC “tidak mempunyai hak untuk eksis jika ICRC tidak berhasil mengunjungi para sandera.”''
Mengingat ICRC suatu organisasi memilki tugas yang penting dalam konflik perang antara Hamas dan Israel.
Seperti diketahui pada Oktober lalu, ICRC bisa memenuhi kebutuhan medis para sandera lainnya.
Bahkan ICRC turut memfasilitasi pembebasan empat orang dan organisasi tersebut mampu melakukan upaya.
Terkait hal itu, juru bicara tim medis dan ketahanan dari Forum Sandera dan Keluarga Hilang, Yehonatan Saban membuka suara.
Menurut Saban, hal tersebut bukan disebabkan keengganan organisasi kemanusiaan tersebut untuk melakukan tugasnya.
Pihaknya menduga Palang Merah sedang mencoba melakukan dialog dengan Hamas.
“Tetapi karena kebijakan Palang Merah yang melakukan dialog rahasia dengan semua pihak, kami tidak bisa mengetahui apa saja kontak mereka dengan Hamas atau apakah ada kemajuan yang dicapai,” katanya.
Sementara itu Ketua tim medis dan ketahanan Forum Sandera dan Keluarga Hilang, Prof. Hagai Levine menyebut telah beberapa kali mengadakan pertemuan dengan Palang Merah di Israel.
Ia dan timnya turut mengumpulkan file medis pada setiap sandera.
Yakni, terkait dengan informasi kondisi medis dan penyakit mereka, alergi, serta obat-obatan, vitamin, dan nutrisi khusus yang harus mereka konsumsi.
Adapun dokumen yang berisi informasi tersebut diberikan kepada Palang Merah.
Dengan permintaan agar dokumen tersebut digunakan untuk menjaga kesehatan semua sandera.
Bahkan, Tim Levine juga meminta agar para sandera yang terluka dirawat dengan baik.
Terkini, Pemerintah Israel dan Forum Sandera dan Keluarga Hilang terus menyerukan kepada ICRC untuk melakukan lebih banyak tekanan diplomatik dan lebih vokal.
“Palang Merah harus bekerja melalui semua saluran untuk mengunjungi para sandera sesegera mungkin, termasuk anak-anak, wanita, dan orang tua, yang ditawan oleh organisasi teroris Hamas,” kata Cohen.(Tribun-Video.com/timesofisrael.com)
Artikel ini telah tayang di timesofisrael.com dengan judul Palang Merah 'tidak bisa memaksakan diri' untuk menerima sandera, namun para kritikus mengatakan mereka bisa berbuat lebih banyak
# Palang Merah Internasional # Gaza # Hamas # Israel
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Ngamuk Negosiasi Buntu! Blokir Selat Hormuz hingga Semprot Paus Leo
3 hari lalu
Internasional
GEGER! Jenderal Uganda Akui Siap Bantu Israel & Kerahkan 600 Ribu Pasukan Lawan Iran
3 hari lalu
Tribunnews Update
Hantam Unit Komando hingga Pangkalan Strategis Israel, Hizbullah Lancarkan Serangan Terkoordinasi
3 hari lalu
Tribunnews Update
Patung Benjamin Netanyahu Diledakkan di El Burgo, Picu Protes Keras Israel ketegangan Diplomatik
3 hari lalu
Tribun Video Update
Iran Peringatkan AS soal Blokade Selat Hormuz, Pastikan Seluruh Pasukan Ada di Posisi & Siaga Tinggi
4 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.