Kamis, 9 April 2026

Mata Lokal Memilih

Perubahan Dukungan Bobby Nasution Disindir PDIP, Gerindra Sambut Baik dan 'Buka Karpet Merah'

Jumat, 10 November 2023 19:34 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dinamika politik mendekati Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin hangat.

Hal yang menjadi perhatian utama adalah perbedaan sikap antara Presiden Joko Widodo beserta keluarganya dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Perbedaan pandangan politik antara Presiden Jokowi dengan salah satu partai yang mengantarkannya menuju kursi RI-1 terlihat menjelang Pilpres 2024.

Presiden Jokowi adalah kader PDI-P. Dia menduduki jabatan publik sebagai Wali Kota Solo selama dua periode, lantas menjabat Gubernur DKI Jakarta, tetapi tidak menyelesaikan masa kepemimpinannya.

Kemudian menjadi presiden selama dua periode, yaitu 2014 sampai 2019 dan 2019 sampai 2024.

PDI-P mendukung Jokowi sampai ke puncak kekuasaan. Bahkan, partai berlambang banteng bermoncong putih itu juga mendukung anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi Wali Kota Solo.

Mereka juga menyokong menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, buat bersaing dalam pemilihan kepala daerah Medan pada 2020 dan menang.

Akan tetapi, titik balik relasi antara Jokowi dan PDI-P adalah saat Gibran bersedia menerima tawaran saat menjadi bakal cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Hal itu membuat posisi Gibran menjadi berhadap-hadapan dengan PDI-P.

Sebab, PDI-P juga mengusung pasangan bakal capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Tidak lama setelah itu, Bobby memberikan dukungan sebagai adik ipar Gibran. Padahal, posisi Bobby masih merupakan kader PDI-P.

Sementara itu, di tengah polemik dukungan terhadap Prabowo, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman buka suara.

Ia mempersilahkan Bobby untuk bergab8ung ke Partai Gerindra.

Habiburokhman merespons Bobby yang memastikan akan mendukung pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Sementara itu, terkait Gibran yang dijadikan cawapres oleh Prabowo, Habiburokhman mencontohkan kejadian pada Pilpres 2014.

Ketika itu, Joko Widodo (Jokowi) menggandeng Jusuf Kalla (JK) yang berasal dari partai yang bukan merupakan koalisinya.

Namun hal tersebut kembali lagi kepada urusan Bobby dan Gibran kepada PDI Perjuangan.

Pihaknya tidak akan melakukan intervensi dan akan menghormati hubungan di antara mereka agar bisa diselesaikan dengan baik-baik.

Bobby lantas menggagas kegiatan deklarasi dukungan khusus buat Gibran.

Dia menyampaikan dukungan itu melalui kelompok relawan bernama Barisan Pengusaha Pejuang.

Deklarasi terhadap Prabowo-Gibran ini dilakukan di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (8/11/2023). (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Manuver Bobby Nasution Dukung Gibran, Disambut Gerindra tapi Disindir PDI-P

Host: Firda Ananda
VP: Latif Ghufron

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved