Live Update
Daftar Pasukan Khusus Elite Israel yang Dikerahkan ke Gaza, Kirim Prajurit dan Komandan Terbaik
TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengindikasikan bahwa mereka telah mengirim pasukan elite ke Gaza untuk mengintensifkan operasi militer serangan darat melawan Hamas.
Herzi Halevi, kepala staf umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF), mengatakan indikasi itu dalam pembaruan yang diunggah di Twitter.
"Prajurit dan komandan terbaik IDF kini mengambil bagian dalam serangan di Gaza," kata dia di unggahan tersebut.
Halevi mengatakan jika Militer Israel telah memasuki tahap perang berikutnya demi menuntaskan tiga misi besar: memberangus Hamas, mengamankan perbatasan, dan upaya terbaik untuk memulangkan para sandera.
Baca: Perang Israel TAK akan Lenyapkan Hamas namun Justru Lenyapkan Netanyahu, Kepemimpinannya Kacau?
Berikut beberapa unit pasukan khusus militer Israel yang potensial dikerahkan ke Gaza:
Unit Yahalom
Salah satu pasukan yang akan berperan penting saat Israel melakukan perang bawah tanah adalah Unit Yahalom.
Satuan ini berspesialisasi dalam “menemukan dan menghancurkan” terowongan bawah tanah dan tersembunyi serta melakukan misi sabotase, menurut situs web IDF.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini mengunjungi unit Yahalom, yang dikenal sebagai "musang", dan mengatakan kepada mereka: "Saya mengandalkan Anda. Rakyat Israel mengandalkan Anda," lapor Reuters.
Unit penting lainnya adalah Sayeret Matkal, “unit pengumpulan intelijen lapangan” Israel.
Mereka melakukan operasi intelijen di belakang garis musuh dan yang terpenting, mereka melakukan misi pembebasan sandera.
Unit Shaldag
Shaldag adalah salah satu regu "paling elite" IDF.
Unit ini bertugas melakukan banyak operasi rahasia yang tidak diketahui publik.
Rekaman video yang diposting oleh IDF di YouTube pada tanggal 25 Oktober mengklaim kalau tentara dari unit tersebut mengalahkan militan Hamas dan menyelamatkan orang-orang di Kibbutz Be'eri.
Baca: 4 STRATEGI Baru Hizbullah Lawan Israel, Andalkan Rudal Anti-Pesawat hingga Siapkan Perang Jarak 4 Km
Unit Komando Duvdevan
Unit Duvdevan mengkhususkan diri dalam bekerja di “daerah sipil yang padat penduduknya,”.
Tugas ini terbukti penting di Gaza, di mana populasi lebih dari 2 juta orang tinggal di sebidang tanah yang panjangnya sekitar 25 mil dan lebar terluasnya hanya sekitar delapan mil di titik terluas.
Pasukannya mampu menyamar di antara penduduk Arab setempat, menurut IDF.
Satu di antara anggota pasukan spesialisnya yang sangat terlatih, Sersan Kelas Satu, Itai Bausi (22) disebutkan melawan pejuang Hamas dengan tangan kosong di gurun Supernova pada 7 Oktober, sebelum dia terbunuh, kata para saksi, menurut The Times of Israel.
Unit Egoz
Unit Egoz secara khusus diciptakan untuk mengatasi ancaman kelompok militan Hizbullah Lebanon yang didukung Iran, yang semakin diperangi Israel selama beberapa minggu terakhir.
Meskipun demikian, unit ini sekarang bekerja di wilayah mana pun dengan menggunakan perang gerilya, namun tetap mempertahankan fokus khusus di Israel utara.
Sebagai informasi Israel memulai serangan daratnya ke Gaza pada Sabtu (29/10/2023) menyusul peningkatan gelombang serangan udara di wilayah tersebut.
Serangan udara pada Sabtu malam itu dinilai sebagai pemboman terintensif Israel di Gaza dalam konflik melawan Hamas sejauh ini.
Militernya juga menyebarkan selebaran di seluruh Kota Gaza, memberitahu orang-orang yang tinggal di sana untuk mengungsi.
“Bagi penduduk Jalur Gaza: Kegubernuran Gaza (Kota Gaza) telah menjadi medan perang. Tempat berlindung di Gaza utara dan Kegubernuran Gaza tidak aman,” demikian bunyi salah satu selebaran berbahasa Arab, menurut The Telegraph.
Israel telah berulang kali mengklaim jika militan Hamas memanfaatkan bangunan sipil sebagai pangkalan dan tempat penyimpanan, serta membangun kompleks terowongan di bawahnya untuk memfasilitasi operasi dan peralatan transportasi mereka.
"Kunci serangan bagi Israel adalah membersihkan “jaring laba-laba” dari terowongan yang terletak di bawah wilayah tersebut," kata IDF.
Juru bicara IDF Jonathan Conricus mengatakan awal bulan ini kalau Hamas telah membangun jaringan terowongan dari Kota Gaza dan di bawah Kota Gaza hingga Khan Yunis dan Rafah.
Jaringan ini mengubah jalur tersebut menjadi “satu lapisan untuk warga sipil dan kemudian lapisan lain untuk Hamas.”
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 8 Unit Pasukan Khusus Elite Israel yang Dikerahkan ke Gaza, Analis AS: Siap-siap Ditonjok di Muka
# Israel # Gaza # Elite # Komandan #
Reporter: Mei Sada Sirait
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
BREAKING NEWS: Ledakan Terjadi di El Adeisse Lebanon, 2 Prajurit TNI Dikabarkan Terluka Parah
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS Iran Arab & UEA Diduga Kirim Drone Gempur Iran Rusia Terjun di Perang Timur Tengah
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik AS-Iran: Perlihatkan Kekuatan Militer! Iran Tembak Jet dan Serang Sekutu AS
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Detik-detik Sistem Pertahanan Terbaru Iran Hantam Jet Tempur AS di Pulau Qeshm, CENTCOM Coba Tutupi
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Tegaskan Selat Hormuz Tak akan Kembali Normal, Kendali Jalur Strategis Tetap Ketat
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.