Senin, 11 Mei 2026

Tribunnews Update

Pimpin Rapat Pembebasan Pilot Susi Air yang Disandera KKB, Jokowi: Jangan Dilihat Kita Diam Aja Loh

Jumat, 7 Juli 2023 19:55 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Joko Widodo angkat bicara terkait upaya pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Ia mengatakan setibanya di Papua, sang presiden langsung menggelar rapat terkait hal tersebut.

Presiden menegaskan bahwa tidak bisa diungkap ke publik terkait apa saja yang sudah dilakukan oleh pemerintah.

Hal itu diungkapkan oleh Jokowi dalam pernyataan pers di Papua pada Jumat (7/7/2023).

Baca: Bangga! Jokowi Balik Arah Dekati Penari lalu Minta Difoto, Yakin Pemuda Papua Buat Lompatan Besar

Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan bahwa jangan memandang jika pemerintah banyak berdiam diri.

Ia menyebut bahwa pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin untuk membebaskan Pilot Susi Air tersebut.

Namun hal yang sudah dikerjakan di lapangan itu tidak bisa diungkap ke publik.

"Kita ini jangan dilihat diam loh ya. Kita ini sudah berupaya dengan amat sangat tetapi tidak bisa kita buka apa yang sudah kita upayakan, apa yang sudah kita kerjakan di lapangan," kata Jokowi dalam pernyataan pers di Papua seperti dilihat di akun YouTube Setpres, Jumat (07/07).

Baca: Keberanian Anak SD Tanya ke Jokowi Kenapa Ibu Kota Tak Dipindahkan ke Papua, Presiden Beri Apresiasi

Jokowi juga menyampaikan pemerintah sudah menggelar rapat terbatas pada Kamis (06/07) kemarin.

Ia pun menegaskan proses pembebasan terus diupayakan.

Kembali lagi Jokowi mengungkap bahwa hasil rapat itupun juga tak bisa disampaikan kepada publik.

"Tadi malam pun kita sudah rapat juga, nggak bisa sampaikan isinya apa dan upayanya apa tapi pemerintah sudah berusaha keras untuk menyelesaikan persoalan itu dan masih dalam proses terus, tapi tidak bisa kita buka kepada publik," ujar Jokowi.

Sementara itu, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menanggapi permintaan uang tebusan Rp 5 miliar dari KKB Pimpinan Egianus Kogoya.

Baca: Kecepatan Berhitung Anak-anak SD Papua Buat Kagum Presiden Jokowi: Cepet-cepet Banget!

Yudo mengaatakan permintaan uang tersebut dipenuhi demi keselamatan dari Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens.

"Kalau permintaannya itu kita penuhi demi keselamatan semuanya," ujar Yudo seusai pertemuan dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Istana Wapres, Selasa (04/07).

Yudo menyebutkan langkah pemerintah menuruti permintaan KKB bukan preseden buruk.

Hal itu dilakukan sebagai upaya kemanusiaan terhadap warga negara Selandia Baru itu.

Terlebih, menurutnya, hal ini menyangkut keselamatan pilot Susi Air dan warga sekitar.

"Kita lebih pada kemanusiaan, kalau kemanusiaan kan nggak ada harganya, nggak bisa dihargai berapa pun apabila ini menyangkut keselamatan nyawa manusia, baik pilot maupun warga sekitar," kata Yudo.

Yudo mengatakan saat ini pihaknya tengah menunggu kabar terkait upaya negosiasi.

Sementara itu, secara umum Yudo menyebut situasi di Papua terbilang kondusif.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Rapat Bahas Pilot Susi Air Disandera KKB: Jangan Dilihat Kita Diam Loh

Host: Alexa Dhea
VP: Fegi Sahita

# pembebasan # Pilot Susi Air # KKB # Jokowi # Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Dhea Andika Rizqi
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved