LIVE UPDATE
NATO Akui Serangan Balasan Ukraina Bermasalah, Sulit Hadapi Rusia hingga Kendala Medan Perang
TRIBUN-VIDEO.COM - Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengaku serangan balasan Ukraina mengalami masalah serius.
Pasukan Ukraina menghadapi medan yang sulit dan alotnya melawan Rusia.
Dikutip dari pada Kamis (6/7/2023), hal ini dibeberkan oleh Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg.
"Mereka menghadapi medan yang sulit dan perlawanan Rusia yang mengakar," katanya.
Ia menjelaskan, sebenarnya banyak garis pertahanan yang telah disiapkan sebelumnya.
Baca: Benny K Harman Sebut Korlantas Sarang Korupsi, Tiadakan Perpanjangan SIM & Berlakukan Seumur Hidup
Ia menambahkan bahwa hal ini sangat mempengaruhi tingkat kemajuan Angkatan Bersenjata Ukraina.
Serangan Ukraina di Donetsk selatan, Zaporizhzhya, dan Bakhmut dimulai pada tanggal 4 Juni.
Angkatan bersenjata Ukraina memusatkan serangan utama mereka di sektor Zaporizhzhya.
Ukraina mengerahkan brigade yang dilatih oleh NATO dan dipersenjatai dengan peralatan Barat, termasuk tank Leopard.
Baca: Sekolah Az-Zahra Bantah Tudingan Tutupi Kecelakaan Lift, Kepsek: Kami Fokus Tangani Para Korban
Meski begitu, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan, Ukraina mengalami kerugian.
Di antaranya kehilangan 8 pesawat dan helikopter serta 920 kendaraan lapis baja, termasuk 16 tank Leopard.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu, hampir 100% tank jenis ini dipasok oleh Polandia dan Portugal.
Di sisi lain, kepemimpinan Ukraina, atas desakan Barat, menuntut agar militer Ukraina melanjutkan serangannya tanpa memperhatikan korban.
(Tribun-Video.com/ Ria.ru)
Artikel ini telah tayang di Ria.ru dengan judul Генсек НАТО признал наличие серьезных проблем у ВСУ
# perang # NATO # Rusia # Ukraina # Serangan Balasan # Jens Stoltenberg # putin # Zelensky
Video Production: Erwin Joko Prasetyo
Sumber: Sumber Lain
TRIBUNNEWS UPDATE
Tak Ampuni AS, Vladimir Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan Atasi Konflik di Timur Tengah
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
NATO di Ambang Keretakan, Trump Murka soal Iran dan Hormuz, Presiden Prancis Balas dengan Sindiran
7 hari lalu
Internasional
Respons Inggris Tanggapi Ancaman Trump Keluar dari NATO Gegara Ogah Bantu AS Perang Lawan Iran
7 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.