Nasional
Pendapat Menhan Prabowo soal Buzzer yang Sebarkan Perpecahan: Rakyat Tidak Suka!
TRIBUN-VIDEO.COM - Prabowo Subianto mengatakan rakyat Indonesia tidak suka dengan narasi politik yang kasar dan saling menjatuhkan suatu tokoh atau individu.
Hal itu diucapkan Prabowo ketika ditanya oleh Najwa Shihab dalam acara MataNajwa mengenai polarisasi yang terjadi sampai hari ini oleh buzzer politik, dikutip dari YouTube Najwa Shihab, Jumat (30/6).
"Bapak masuk kabinet, polarisasi masih ada. Cebong, Kampret, itu masih ramai," kata Najwa.
"Saya merasa, sudah jarang dengar. Nggak tahu, ya. Dari siapa itu?" tanya Prabowo.
"Buzzer politik," jawab Najwa.
Sontak menteri pertahanan dan bakal calon presiden itu pun tertawa menanggapi jawaban tersebut.
Menurutnya, rekonsiliasi yang dia lakukan dengan lawan pilpres terdahulu bertujuan untuk bersatu membangun negeri.
Baca: Prabowo Damping Presiden Jokowi di HUT ke-77 Bhayangkara, Jayalah Selalu Polisi Indonesia
Namun, keberadaan buzzer politik itu yang terus membuat adanya polarisasi. "Politik kita harus unik, harus khas. Politik kita harus bijaksana, cerdas, dan penuh kesadaran," ujar Prabowo.
Baca: Prabowo Dinilai Kini Lebih Terbuka dan Sabar Hadapi Kritik seusai Kalah 3 Kali di Pemilu
"Menghujat dan menghardik itu menurut saya tidak produktif. Rakyat tidak suka pemimpin yang saling mengejek dan mengekang," tegasnya.
Prabowo meyakini prinsip bahwa dirinya tidak pernah menganggap lawan politik dalam kontestasi sebagai 'musuh' permanen, tetapi cuman sebagai pesaing pada saat itu.
Ia menilai, dengan latar belakang negara yang luas dan beragam kebudayaan, Indonesia membutuhkan elite unsur pimpinan yang kompak dan mampu bekerja sama untuk mencapai potensi yang diinginkan.
"Kita harus bersatu membangun negeri ini. Itu keyakinan saya, Mbak Najwa," ucap Prabowo.
(*)
# Menhan Prabowo # Najwa Shihab # Prabowo Subianto # buzzer politik # Pilpres 2024
Video Production: Febi Frandika
Sumber: TribunWow.com
Tribunnews Update
Prabowo Akui Sedih Dengar Kritik Tajam, PDIP Pastikan Semua Masukan Demi Kebaikan Negara untuk Semua
Kamis, 21 Mei 2026
Tribunnews Update
Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama, Terancam Dicopot Menkeu Purbaya Jika Prabowo Beri Perintah
Kamis, 21 Mei 2026
Terkini Nasional
Kritik Pedas dari Anak SD ke Prabowo: Omongan "Orang Desa Tak Pakai Dolar" Itu Tidak Tepat
Kamis, 21 Mei 2026
Terkini Nasional
Cemas, Keluarga Herman Desak Presiden Prabowo Bantu WNI yang Disandera Tentara Israel
Kamis, 21 Mei 2026
Terkini Nasional
Momen Titiek Tak Kuat Tahan Tawa saat Prabowo Bercanda soal Es Teler di Depan Rapat Paripurna DPR
Kamis, 21 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.