Jumat, 4 April 2025

Terkini Metropolitan

Raut Kapolda yang Geram saat Tahu 3 Debt Collector yang Hendak Ambil Mobil Clara Bentak Anggotanya

Kamis, 23 Februari 2023 16:47 WIB
TribunJakarta

TRIBUN-VIDEO.COM - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap tiga debt collector yang memaki anggota polisi saat menarik paksa mobil selebgram Clara Shinta.

Peristiwa yang viral di media sosial itu terjadi di kediaman Clara Shinta di apartemen kawasan Tebet, Jakarta Selatan, 8 Februari 2023.

Adapun polisi yang dimaki debt collector yaitu Bhabinkamtibmas Polsek Tebet Aiptu Evin.

"Ya ada (debt collector) yang sudah kita amankan, dan akan segera kita rilis kepada teman-teman media," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam keterangannya, Rabu (22/2/2023).

Baca: Debt Collector yang Bentak dan Memaki Polisi Akhirnya Ditangkap di Maluku

Hengki mengungkapkan, satu dari tiga debt collector yang ditangkap sempat kabur ke kampung halamannya di Ambon.

"Satu pelaku kita kejar sampai ke Saparua, Ambon," ungkap mantan Kapolres Jakarta Pusat itu.

Ia menjelaskan, penangkapan tiga debt collector itu merupakan respons cepat atas instruksi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang tidak ingin ada aksi premanisme di Jakarta.

"Tidak boleh ada kelompok manapun yang bergerak di atas hukum. Negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme. Kita akan tangkap, kita kejar, dan kita tindak tegas setiap aksi aksi premanisme di DKI Jakarta," tegas Hengki.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengaku geram melihat anggotanya dibentak debt collector.

Fadil bahkan menyebut darahnya mendidih ketika melihat anak buahnya dimaki.

"Saya lihat preman ini sudah mulai agak merajalela di Jakarta ini. Sampai tadi malam saya tidur jam 03.00, darah saya mendidih itu lihat anggota dimaki-maki begitu," kata Fadil dalam video di akun Instagram @kapoldametrojaya, Selasa (21/2/2023) malam.

Irjen Fadil menegaskan tidak ada ruang bagi aksi premanisme di Jakarta.

Baca: Viral Debt Collector Bentak Polisi, Kapolda Metro Jaya Murka dan Minta Kasat Reskrim Bertindak Tegas

Eks Kapolda Jawa Timur itu pun memerintahkan jajarannya untuk segera menangkap debt collector yang memaki anggota polisi.

"Enggak ada lagi tempatnya preman di Jakarta. Jangan mundur, sedih hati saya itu. Yang debt collector macam itu jangan biarkan dia itu. Lawan, tangkap, jangan pakai lama," tegas Fadil.

Ia pun meminta Kasat Reskrim di polres jajaran merespon dengan cepat ketika mendapat informasi soal aksi premanisme.

"Ini kasat serse-kasat serse ini jangan terlambat datang ke TKP kalau ada begitu. Cepat respons, cepat tangkap preman-preman kayak gitu," ujar Kapolda.

Sebelumnya, selebgram Clara Shinta membeberkan kronologi debt colector mengambil paksa mobilnya.

Baca: Polda Metro Jaya Ciduk 3 Debt Collector yang Bentak Oknum Polisi, Ada yang Diburu sampai ke Ambon

Kejadian bermula ketika mobil yang diambil paksa tiba di apartemen setelah digunakan sopir pribadinya, Sandi, untuk mengantar anak ke sekolah.

Tak lama kemudian, Clara terkejut dengan kehadiran puluhan debt collector di unit apartemennya.

"Ini perhitungan menurut orang apartemen ada sekitar 30 orang (debt collector). Tiba-tiba ada merampas kunci dan lain-lain dari Pak Sandi," kata Clara kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (20/2/2023).

Clara lalu mengecek keaslian BPKB mobil yang dibawa pihak debt collector karena takut menjadi korban penipuan.

Setelah dicek, BPKP itu ternyata asli. Namun, Clara merasa tak pernah menggadaikan BPKB mobilnya.

"Ternyata benar ini BPKB saya yang digadai, dan sebelumnya saya tegaskan sekali lagi, saya tidak pernah merasa menggadaikan apa pun. Saya nggak pernah menggadaikan mobil saya," ujar dia.

Baca: Polda Metro Jaya Ciduk 3 Debt Collector yang Bentak Oknum Polisi, Ada yang Diburu sampai ke Ambon

BPKP mobil itu diduga digadaikan senilai Rp 200 juta oleh mantan suami Clara pada 2021.

"(BPKP digadai) Rp 200 juta satu mobil. Saya nggak tahu pastinya (digadai sejak kapan) sebenarnya, tapi dari suratnya itu sekitar tahun 2021," ungkap Clara.

Pada akhirnya, para debt collector itu tetap mengambil paksa mobil Clara. Mereka juga membentak anggota polisi di lokasi kejadian.

Clara mengaku telah melunasi utang dari BPKB mobil yang digadaikan. Saat ini, mobil tersebut sudah dikembalikan kepada Clara.

"Alhamdulillah saya sudah lunasin (utang gadai BPKP) mobilnya, sudah di tangan saya kembali," kata dia.

Baca: Maki Polisi dengan Arogan, 1 Debt Collector Ngacir Kabur ke Ambon seusai Kapolda Turun Tangan

Clara juga sudah resmi melaporkan debt collector yang mengambil paksa mobilnya dan membentak polisi ke Polda Metro Jaya.

Laporan Clara diterima dan teregistrasi dengan nomor LP/B/954/II/2023/SPKT/Polda Metro Jaya tanggal 20 Februari 2023.

"Terima kasih telah dibantu semuanya sama pihak Polda Metro Jaya. Sedang ditangani dan diperiksa semuanya yang terkait ya," kata Clara.

Dalam pelaporan tersebut, Clara menyerahkan sejumlah bukti termasuk video viral yang diunggah di akun TikTok pribadinya.

"Yang pasti bawa bukti, paling kuat video sudah beredar di media sosial," ujar dia.

Ia menjelaskan, terlapor dalam kasus ini lebih dari satu orang. Menurutnya, semua yang terlibat dalam penarikan paksa mobilnya turut menjadi terlapor.

"Iya yang terlibat, mulai dari kenapa mobil ini ditarik dan siapa yang menarik ini semuanya terlibat," ungkap Clara. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Bikin Darah Kapolda Mendidih, 3 Debt Collector Maki Polisi Saat Rampas Mobil Clara Shinta Ditangkap

# Kapolda Metro Jaya Fadil Imran # Profil Irjen Fadil Imran # debt collector # Rampas mobil

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Tia Kristiena
Sumber: TribunJakarta

Video TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved