Tribunnews Update
Tutup Peluang Bharada E Kembali Jadi Polisi! Pengamat: Kita Ingin Polri yang Profesional Tidak?
TRIBUN-VIDEO.COM - Banyak pihak yang berharap Bharada E masih bisa melanjutkan karirnya di dunia kepolisian seusai bebas dari pidana.
Namun peluang Bharada E kembali menjadi polisi disebut sudah tertutup.
Penutupan peluang tersebut agar Polri bisa berubah menjadi lebih profesional.
Hal tersebut disampaikan oleh pengamat kepolisian yakni Bambang Rukminto.
Baca: Jika Kembali ke Polri, Ibunda Yosua Peringatkan Richard Eliezer Tidak Gila Jabatan dan Serakah
Ia berpendapat seharusnya Polri tak lagi menerima Bharada E.
Bukan tanpa sebab, Bambang menyebut keputusan itu berujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2023.
Sementara diketahui Peraturan Pemerintah (PP) itu berisi tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Merujuk pada PP Nomor 1 Tahun 2003, peluang kembali menjadi anggota Polri maupun PNS Polri untuk seorang anggota yang sudah divonis pidana itu sudah tertutup,” kata Bambang.
Baca: Akan Ada Jenderal Bintang 3 Polri yang Gabung PPP, Plt Ketum Bocorkan Ciri-cirinya, Siapa Dia?
Kemudian, Bambang juga berpendapat bahwa Bharada E merupakan orang yang tidak profesional.
Pasalnya Richard memilih patuh kepada atasannya Ferdy Sambo yang memberi perintah salah.
Pihaknya berharap dengan adanya kasus ini, anggota polisi lain dapat mengambil pelajaran.
Diharapkan anggota polisi tak hanya patuh terhadap perintah atasan.
Baca: Harapan Kapolri di Sidang Etik Baharada E: Mendengarkan Suara Masyarakat
Namun mereka juga harus patuh terhadap peraturan yang telah berlaku.
“Kita ingin membangun polisi yang profesional atau tidak? Kalau taat pada pimpinan untuk melakukan hal yang salah diampuni, artinya kita permisif pada pelanggaran dan jauh dari semangat membangun polisi profesional,” kata dia.
Di sisi lain, Bambang juga mengomentari soal status Richard sebagai justice collaborator.
Pihaknya pun menyebut status Bharada E sebagai saksi pelaku tidak akan sia-sia.
Sebaliknya, hal tersebut akan menjadi catatan dalam sejarah.
Meski begitu, Bambang menekankan agar publik bisa membedakan empati dengan upaya perbaikan Polri. (Tribun-Video.com/Wartakotalive)
Host: Maria Nanda
VP: Nur Rohman Urip
# Bharada E # polisi # Pengamat # profesional # Bambang Rukminto
Reporter: Maria Nanda Ayu Saputri
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Warta Kota
Live Tribunnews Update
Pengakuan Penembak Mati ASN di Lampung yang Serahkan Diri ke Polisi: Saya Takut Ditembak di Tempat
Senin, 25 Mei 2026
Terkini Nasional
BODO AMAT! Hercules dan GRIB Jaya Nyatakan Tidak Takut Hadapi Laporan Polisi Terkait Penyekapan
Senin, 25 Mei 2026
Terkini Nasional
BAK FILM ACTION! Polisi Kejar-kejaran Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, Mobil Terguling!
Minggu, 24 Mei 2026
Live Tribunnews Update
Detik-detik Aksi Kejar-kejaran Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita yang Tewas di Bogor
Sabtu, 23 Mei 2026
Viral
Briptu Alim Polisi Densus 88 Diduga Tinggalkan Calon Istri di Hari Pernikahan, Ini Sosoknya
Sabtu, 23 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.