Kabar Selebritis
Artis Tamara Bleszynski Mengaku Berada di Bawah Tekanan saat Biayai Pengobatan Mendiang Ayahnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Kuasa hukum Tamara Bleszynski, Djohansyah, mengungkapkan alasan kliennya yang mengaku tertekan saat membiayai pengobatan sang ayah.
Tanggapan ini menyusul kasus dugaan wanprestasi yang ditujukan pada Tamara.
Djohansyah menegaskan bahwa kliennya tidak pernah membuat surat perjanjian dengan Ryszard Bleszynski mengenai pengobatan sang ayah.
Dikatakan Djohansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2023), surat itu adalah pernyataan bukan perjanjian.
"Jadi, yang digugat adalah surat pernyataan tahun 2001, itu surat pernyataan, ya, bukan surat perjanjian, bukan surat kesepakatan," kata Djohansyah saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2023), seperti dikutip dari Kompas.com.
Lebih lanjut, menurutnya, surat pernyataan itu harus diuji keabsahannya.
Mengingat, pernyataan itu tidak boleh dalam tekanan dan tidak boleh dalam ancaman.
“Kita lihat, pernyataan itu dibuat Desember 2001, ayah mereka meninggal November (2001), belum 40 hari. Jadi, itu masih dalam tekanan karena ayah yang baru saja meninggal," jelas pengacara dari kantor Djohansyah & Partners.
(Tribun-Video.com/Iraka)
Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul Tamara Bleszynski Ngaku di Bawah Tekanan saat Biayai Pengobatan Ayahnya, Ini Alasannya
# Tamara Bleszynsky # Djohansyah # Ryszard Bleszynski # Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Difa Isnaeni Azizah
Sumber: Kompas.com
Pendukung Yaqut Cholil Qoumas Gunakan Pita Hijau Saat Hadiri Sidang Praperadilan
Selasa, 3 Maret 2026
Tribunnews Update
Pihak Nikita Mirzani Optimistis Bakal Menang Sidang PMH Lawan Reza Gladys di PN Jakarta Selatan
Rabu, 25 Februari 2026
Gugat Rp100 Miliar di Praperadilan, KPK Minta Hakim Tolak Gugatan Eks Kajari HSU
Senin, 23 Februari 2026
Selebritis
Momen Doktif Sujud Syukur seusai Hakim Putuskan Tolak Permohonan Praperadilan Dokter Richard Lee
Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Sidang Vonis Empat Hari Jelang Ulang Tahun, Laras Faizati Berharap Kebebasan
Minggu, 11 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.