Jumat, 10 April 2026

Daerah Terkini

Aksi Heroik Aipda Sofyan saat Adang Pelaku Bom di Mapolsek Astana Anyar hingga Meninggal Dunia

Kamis, 8 Desember 2022 10:09 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Terungkap detik-detik Markas Polisi Sektor Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat diserang pelaku bom bunuh diri, Rabu (7/12/2022).

Kejadian bermula ketika para polisi sedang melakukan apel pagi sekitar pukul 08:20 WIB di halaman Mapolsek Astana Anyar.

Tak berselang lama, tiba-tiba ada seorang pria masuk ke Mapolsek.

Pria yang belakangan diketahui bernama Agus Sujatno alias Agus Muslim tersebut langsung mengacungkan senjata tajam dan menerobos barisan polisi yang sedang apel pagi.

Melihat hal tersebut, anggota polisi yang sedang melakukan apel seketika langsung menghindar.

Pria bersenjata tersebut kemudian masuk ke lobi Mapolsek dan tak lama terdengar ledakan.

Akibat serangan bom bunuh diri tersebut dilaporkan satu anggota polisi atas nama Aipda Sofyan meninggal dunia.

Aksi Heroik Aipda Sofyan

Kasat Binmas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung AKBP Sutorih mengatakan, pada saat kejadian Aipda Sofyan sempat mengadang pelaku agar tidak masuk ke Mapolsek Astana Anyar.

Namun aksi heroik yang dilakukan Aipda Sofyan tersebut justru membuatnya kehilangan nyawa.

Baca: Aksi Heroik Aipda Sofyan yang Harus Gugur Terkena Ledakan saat Hentikan Pelaku Bom

Menurut AKBP Sutorih awalnya pelaku memaksa masuk Mapolsek Astana Anyar saat ada apel pagi.

Karena pelaku terus memaksa untuk masuk, akhirnya Aipda Sofyan mencoba untuk menghalanginya.

"Saat itu apel pagi pintu gerbang ditutup. Pelaku memaksa masuk dan dihalangi Babinsa. Kebetulan saat itu almarhum yang menghalangi (pelaku) supaya tidak masuk," kata AKBP Sutorih dilansir Kompas.com, Rabu (7/12/2022).

AKBP Sutorih menyebut ketika mengadang pelaku, Aipda Sofyan juga sempat bersitegang dan mendapat ancaman dari pelaku.

Karena pada saat kejadian pelaku juga mengacungkan senjata tajam.

Lebih lanjut AKBP Sutorih menambahkan, Aipda Sofyan sempat mundur saat pelaku didorong menjauh darinya.

Petugas kepolisian melakukan penutupan ruas jalan dan pengamanan sekitar lokasi ledakan diduga bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022).

Namun nahas, ledakan bom bunuh diri yang cukup dahsyat itu tetap mengenai Aipda Sofyan dan membuatnya meninggal dunia.

"Pelaku bawa senjata tajam, Aiptu Sofyan mundur dan saat (pelaku) didorong, langsung meledak karena bawa bom," ungkap AKBP Sutorih.

Gugurnya Aipda Sofyan menimbulkan suka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan teman sejawat.

Baca: Gugur Terkena Ledakan di Polsek Astana Anyar Bandung, Aipda Sofyan Sempat Hentikan Pelaku Bom

Perwakilan keluarga, Mustofa, mengatakan, pertama kali mendapat kabar Aipda Sopyan menjadi korban tak lama setelah berita ledakan bom bunuh di Polsek Astana Anyar beredar.

Menurutnya, semasa hidupnya, almarhum Aipda Sopyan merupakan orang yang baik hati dan sering mengajak keluarga bermusyawarah.

"Ya, duka merasa kehilangan karena kebijakannya, selalu bermusyawarah dengan keluarga," ujar Mustofa saat ditemui di rumah duka Jalan Terusan Cibogo, Sukajadi, Kota Bandung, Rabu.

Kakak almarhum, Salman, mengatakan, sebelumnya dia sempat merasa tidak enak hati saat Sopyan akan berangkat kerja.

"Kalau saya enggak enak saja (firasatnya)," ujar Salman.

Almarhum, kata dia, meninggal karena mengalami luka di leher.

"Urat nadi kena di sini (sambil menunjuk leher)," katanya.

Almarhum meninggalkan istri dan tiga anak.

Jenazah Aipda Sopyan pun sudah dimakamkan dimakam keluarga di Sukahaji, Kota Bandung.

Sebagai bentuk penghargaan, Aipda Sopyan pun mendapat kenaikan pangkat kehormatan dari Polri menjadi Aiptu (Anumerta).

9 Polisi Terluka

Selain korban jiwa, diketahui ada sembilan anggota polisi dan seorang warga sipil mengalami luka-luka.

Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Rose mengatakan, dari sembilan anggota Polisi yang mengalami luka, saat ini tersisa dua orang yang masih menjalani perawatan.

"Rumah Sakit Immanuel satu, Sartika Asih satu orang," ujar Rose, saat dihubungi Rabu (7/12/2022).

Direktur Utama RS Immanuel Bandung Ruly Sjambali mengatakan, kondisi anggota Polisi yang dirawat di RS tersebut kondisinya sudah stabil.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Aksi Aipda Sofyan Hentikan Pelaku Bom Bunuh Diri Hingga Gugur Terkena Ledakan di Polsek Astana Anyar

# Aipda Sofyan # bom bunuh diri # Agus Sujatno # Mapolsek Astana Anyar

Editor: Restu Riyawan
Video Production: Khoerunnisak
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved