Kisah Haru, Tanpa Uang Saku, Siswa SD Tempuh Jarak 40 Km ke Sekolah Setiap Hari
TRIBUN-VIDEO.COM - "Ada yg tau ade ini?? Hebat loh.
Sekolah di Tanah Abang rumahny di Parung Panjang.
Sekolah nya dia bilang di sekitaran Thamrin City.
Digugat Penumpang Rp 11,25 Miliar Gara-gara Insiden Air Panas, Begini Balasan Pihak Garuda Indonesia https://t.co/4blde9N8Pb
— TRIBUN Video (@VideoTRIBUN) April 12, 2018
Dan tiap hari si ade ini jln kaki dari Thamrin City ke stasiun Tanah abang (itu kan jauh ya), PP naik kereta dan pulangnya jg dr stasiun Parung Panjang ke rumahnya jln kaki (ktny jauh jg).
Gw smpet tny mang gk djmput bapak?
Ktny dia bapakny kerja proyek dan jarang pulang sdngkan makny lg sakit (lbh terenyuh lg).
Berasa malu bgt, gw yg cm rute Tnh Abang-Kebayoran tiap hari ngeluh krn desek2an keinjek2, tp si ade ini tiap hari pulang malem jln kaki pula nyantai2 aj.
gud luck ade rajin2 sekolahnya biar jd anak yg berguna bs bantu orang tua.
Note : nmny Alpin" begitu tulis keterangan foto yang diunggah oleh pengguna facebook Caroline Ferry.
Pada awalnya kisah Alpin ini tidak viral.
Hingga ketika Caroline Ferry bertemu kembali dengan Alpin di kereta dua hari berikutnya, kisah bocah SD ini kemudian menjadi viral.
Ditambah lagi saat kisah Alpin disebarluaskan oleh pengguna Facebook Luciana Anggraini ke grup KRL-Mania pada 6 April 2018.
Dari unggahan Luciana Anggraini, diketahui Alpin bersekolah di SDN kebon kacang 02 Petang.
Alpin tidak pernah membawa uang jajan, ia hanya memiliki uang untuk ongkos perjalanannya pulang-pergi ke sekolah.
Dari hasil penelusurannya, Caroline Ferry mendapatkan informasi jika ayah Alpin jarang pulang karena bekerja di proyek sedangkan ibunya sedang sakit setelah operasi caesar.
Alpin tidak memiliki rumah, melainkan menumpang di rumah kakak ibunya, dan membangun sebuah kamar yang dibangun dengan menggunakan triplek tepat di depan rumah.
Masuk jam 1 siang, Alpin harus berangkat dari rumah jam 9 pagi untuk bisa sampai di sekolah tepat waktu.
Sebelum mencapai stasiun, Alpin harus beberapa kali jalan kaki.
Meskipun keadaannya tidak seberuntung anak-anak yang lainnya, Alpin tidak pernah meminta belas kasihan dari orang lain.
Jika ada orang yang memberinya uang dia tidak akan membelanjakannya.
Melainkan, memberikan uang tersebut kepada ibunya untuk dibelikan beras.
Bukannya Alpin tidak mau pindah ke sekolah yang dekat dengan rumahnya, ia tetap bersekolah di tempatnya sekarang karena gratis.
Orang tuanya tidak mampu membiayai sekolah Alpin jika berbayar.
Sebab mereka masih harus menghidupi keempat anaknya yang lain.
Pada akhir ceritanya, Luciana Anggraini berharap ada orang yang memberikan donasi untuk Alpin.
Bisa dilakukan melalui dirinya atau menghubungi Caroline Ferry.
Sebagai bukti, Luciana Anggraini menyertakan foto Alpin.
Simak video di atas! (Grid.ID/ Anggerhana Denni)
TONTON JUGA:
Sumber: Grid.ID
TRIBUNNEWS UPDATE
Kisah Viral 7 Anjing Kompak Kabur dari Penculik di China & Berjalan 17 Kilometer, Saling Bantu
Kamis, 26 Maret 2026
Viral
Dedi Mulyadi Geram Pergoki 6 Bocah SD Boncengan Motor, Ancam Tak Naik Kelas
Kamis, 26 Maret 2026
Saksi Kata
Terungkap! Modus Mengobati Penyakit Jadi Kedok Aksi Bejat Kakek Ini, Korbannya Siswa SD
Minggu, 22 Maret 2026
LIVE UPDATE
Terungkap Sosok Pembunuh Bocah SD di Cipatat, Pelaku Kakak Tiri Berhasil Diringkus di Cianjur
Rabu, 4 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bocah Kelas 6 SD di KBB, Pelaku Ternyata Kakak Tiri Korban
Rabu, 4 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.