Jumat, 24 April 2026

Viral

Dedi Mulyadi Geram Pergoki 6 Bocah SD Boncengan Motor, Ancam Tak Naik Kelas

Kamis, 26 Maret 2026 10:28 WIB
Tribun Jabar

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Sebuah kejadian mengejutkan sekaligus membahayakan terekam kamera saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah melintasi wilayah Subang untuk melakukan peninjauan infrastruktur jalan.

Dedi Mulyadi mendapati enam anak usia sekolah dasar (SD) melakukan aksi nekat dengan berboncengan menggunakan sepeda listrik dan sepeda motor. Dalam pantaun di lokasi, tiga bocah perempuan tampak berboncengan menaiki sepeda listrik, sementara tiga bocah laki-laki lainnya berboncengan menaiki satu sepeda motor tanpa pelindung kepala.

Geram melihat tindakan yang sangat berisiko tersebut, Dedi Mulyadi memberikan teguran keras hingga ancaman tidak naik kelas bagi para siswa tersebut sebagai bentuk pembinaan. Peristiwa ini bermula saat Gubernur yang akrab disapa KDM itu melakukan perjalanan menggunakan sepeda motor ke desa-desa untuk melakukan sidak jalan rusak.

Baca: Pernyataan Lengkap Letjen Yudi Abrimantyo Lepaskan Jabatan Kabais TNI Buntut Teror Air Keras

Saat melintas di kawasan Curug Agung, Subang, ia terkejut mendapati anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor yang berpotensi membahayakan nyawa. "Kamu itu masuk sekolah belajar. Boleh enggak begini?" tegur Dedi Mulyadi tegas kepada para siswa yang rata-rata duduk di bangku kelas 4 hingga 6 SD tersebut.

Dedi Mulyadi menekankan bahwa mengendarai motor saat masih di bawah umur merupakan pelanggaran lalu lintas yang serius, apalagi dilakukan secara berboncengan tiga tanpa mengenakan helm. Ia pun menginstruksikan Dinas Pendidikan Jawa Barat untuk memperketat aturan bagi orang tua siswa terkait larangan penggunaan motor bagi anak-anak di bawah umur.

Alih-alih sekadar memarahi, Dedi Mulyadi juga menawarkan solusi edukatif bagi para bocah tersebut setelah mengetahui latar belakang keluarga mereka yang bekerja keras sebagai kuli bangunan. Mengingat kondisi ekonomi mereka, KDM mengajak mereka untuk lebih produktif membantu orang tua di rumah.

Dedi Mulyadi menjanjikan akan membelikan domba untuk anak-anak tersebut dengan syarat mereka harus berkomitmen berhenti membawa motor dan beralih menjadi penyabit rumput atau "ngarit" untuk mengurus ternak. Langkah ini diambil agar anak-anak tersebut memiliki aktivitas yang lebih positif dan terjaga keselamatan jiwanya.

"Saya rubah kamu dari anak yang keluyuran pakai motor menjadi anak yang rajin nyabit rumput bantu orang tua," ujar Gubernur Jabar itu saat menuntun para bocah tersebut mengucap janji setia untuk berubah dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Dedi Mulyadi berharap aksi tegas ini menjadi peringatan bagi seluruh orang tua di Jawa Barat agar tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal akibat kelalaian dalam pengawasan anak.

(Tribun-Video.com/TribunJabar.id)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Lulu Adzizah F
Sumber: Tribun Jabar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved