Kamis, 16 April 2026

Terkini Nasional

B20 Summit: Presiden Jokowi Ajak PM Australia Dirikan Pabrik Baterai untuk Kendaraan Listrik

Selasa, 15 November 2022 10:29 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUN-VIDEO.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam B20 Summit tahun 2022, yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Senin, (14/11/ 2022).

Dalam kesempatan tersebut Presiden menyampaikan sejumlah strategi besar yang dijalankan Indonesia secara konsisten dalam rangka mengatasi sejumlah masalah ekonomi yang melanda dunia.

Menurut Presiden, strategi tersebut berhasil membawa Indonesia menjadi salah satu titik terang di tengah kesuraman ekonomi dunia.

"Indonesia di kuartal kedua masih tumbuh 5,44 persen dan di kuartal ketiga kita tumbuh lebih kuat lagi di 5,72 persen. Inflasi juga bisa kita kelola di September karena kenaikan harga BBM naik menjadi 5,9 persen, tetapi di bulan Oktober inflasi kita sudah bisa turun lagi di angka 5,7 persen," ujar Presiden.

Baca: Melihat Kemegahan Masjid Raya Sheikh Zayed yang Diberikan Pangeran Uni Emirat Arab kepada Jokowi

Presiden menjelaskan bahwa strategi pertama yang dilakukan Indonesia adalah hilirisasi dan industrialisasi bahan-bahan mentah yang dimiliki Indonesia.

Bahkan, Presiden Jokowi mengajak Perdana Menteri Australia yang turut hadir dalam acara tersebut untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam melakukan hilirisasi.

"Saya hanya menawarkan kepada Bapak Prime Minister Anthony Albanese di Australia ada litium, kita punya nikel, kalau digabung itu sudah jadi baterai mobil listrik."

"Tapi saya minta kepada Perdana Menteri Albanesee untuk litiumnya bisa dibawa ke Indonesia saja. Kita bersama-bersama melakukan hilirisasi di Indonesia," ucap Presiden.

Baca: Presiden Jokowi Bertemu Presiden Korea dan Para Pebisnis Korea, Bicarakan Sejumlah Nota Kesepakatan

Strategi yang kedua adalah ekonomi hijau. Presiden menyebut bahwa potensi energi baru terbarukan di Indonesia sangat besar sehingga para investor memiliki banyak kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia dalam rangka membangun ekonomi hijau di Tanah Air.

"Kami telah menyiapkan di Kalimantan Utara 30 ribu hektare lahan untuk green industrial park yang nantinya saya yakin akan berbondong-bondong investor datang untuk membangun produk-produk hijau dari Indonesia," ujar Presiden.

Terakhir, Presiden menjelaskan bahwa strategi yang dilakukan Indonesia adalah digitalisasi.

Menurut Presiden, para pelaku usaha harus saling membantu dalam meningkatkan kualitas dan hasil penjualan.

Baca: Nikita Mirzani Tertawa Mendengar Dakwaan JPU, Pertanyakan Kerugian Rp 17,5 Juta Dito Mahendra

Saat ini, sudah 19 juta usaha kecil dan mikro yang telah masuk ke sejumlah platform digital untuk memasarkan produk usahanya.

"Target kita nanti di 2024, kita harapkan sudah mencapai di atas 30 juta. Artinya yang kecil-kecil jangan ditinggal," pungkas Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menerima secara simbolis Final Komunike B20 Summit dari Ketua KADIN Arsjad Rasjid.

Presiden pun mengucapkan selamat kepada India yang akan memegang presidensi B20 pada tahun 2023 mendatang. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Ajak PM Australia Bangun Industri Baterai Mobil Listrik di Indonesia

# Presiden Joko Widodo # B20 Summit # PM Australia # baterai

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Febi Frandika
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved