Kamis, 14 Mei 2026

Terkini Nasional

Pengakuan AKP Rifaizal Samual, Ferdy Sambo Sempat Larang Penyidik Bentak Bharada E

Jumat, 4 November 2022 18:51 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM - Ferdy Sambo sempat memarahi penyidik ketika memeriksa Bharada E. Saat itu, Bharada E mengaku sebagai pelaku yang menembak Yosua dengan skenario tembak menembak.

Ferdy Sambo yang ketika itu berpangkat bintang dua memantau setiap pemeriksaan terhadap Bharada E.

Hal ini diungkap oleh eks Kanit I Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Rifaizal Samual.

AKP Rifaizal mengaku sempat dimarahi Ferdy Sambo, karena membentak saat memeriksa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

Insiden itu terjadi saat Rifaizal mendatangi rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, 8 Juli 2022. Saat itu, dia sempat memeriksa singkat Bharada Eliezer.

Baca: Jadi Saksi saat di Persidangan, AKP Rifaizal Sebut Jabatan Sambo Ditakuti Anak Buah

Awalnya, Rifaizal saat itu menanyakan siapa yang menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. Lantas, Bharada Eliezer mengakui dirinya yang menembak Brigadir Yosua hingga tewas.

"Saya tanyakan pada saat itu, siapa yang nembak? Richard langsung menyampaikan, siap saya komandan. Saya lakukan interogasi singkat," ungkap Rifaizal dalam persidangan dengan terdakwa AKP Irfan Widyanto, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022).

Lalu, Rifaizal mempertanyakan kepada Bharada Eliezer soal lokasi dirinya menembak Brigadir Yosua. Lalu, dia meminta Bharada Eliezer menceritakan secara detail setiap gerakan yang ia lakukan.

"Coba kamu ceritakan seperti apa awal ceritanya?" Kata Rifaizal.

"Kemudian kamu lihat posisi almarhum sekarang, coba kamu praktikkan seperti apa gerakan yang almarhum lakukan?" Tanya Rifaizal kembali.

Baca: Diperlakukan Beda, Keluarga Brigadir J Merasa Sambo Masih Dispesialkan, Tas Saksi Harus Diperiksa

Rifaizal pun tak menyangka cecaran pertanyaanya tersebut membuat Ferdy Sambo geram.

Dia pun langsung dipanggil Ferdy Sambo untuk tidak terlalu keras bertanya kepada Bharada Eliezer.

"Dinda, sini kamu" perintah Sambo.

"Siap. Perintah jenderal," jawab Rifaizal.

"Kamu Akpol berapa?" Tanya Sambo.

"Siap, saya Akpol 2013, jenderal. Perintah untuk kami jenderal," jawab Rifaizal.

"Kamu jangan kenceng-kenceng nanyanya ke Richard. Dia sudah membela keluarga saya."

Baca: Diperlakukan Beda, Keluarga Brigadir J Merasa Sambo Masih Dispesialkan, Tas Saksi Harus Diperiksa

"Kalau kamu nanyanya begitu, dia baru mengalami peristiwa yang membuat psikologis terganggu. Bisa ya?" Pinta Sambo.

Lalu, Rifaizal pun merasa dirinya bersalah karena terlalu keras dengan Bharada Eliezer.

Dirinya merasa bertanya terlalu keras dan terkesan mencecar Bharada Eliezer.

"Jadi pada saat itu kami merasa mungkin saya yang salah, karena saya bertanya terlalu keras dan mencecar Saudara Richard pada saat itu."

"Tidak lama kemudian kami lanjutkan proses olah TKP."

"Kami ikut awasi, awasi berapa ruangan dan kami pastikan ruangan tersebut terdokumentasi dengan baik," bebernya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ferdy Sambo Sempat Kendalikan Pemeriksaan Bharada E, Penyidik Dilarang Membentak dan Terintimidasi

# AKP Rifaizal Samual # Ferdy Sambo # Bharada E # Sidang pembunuhan Brigadir J

Editor: Ramadhan Aji Prakoso
Video Production: Ayu Arumsari
Sumber: Tribun Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved