Kamis, 9 April 2026

Terkini Nasional

Kapolri Beri Respons Aduan Hotman Paris soal Kasus Rudapaksa Bocah SD di Medan yang Mengendap

Jumat, 9 September 2022 09:14 WIB
Tribun Medan

TRIBUN-VIDEO.COM, MEDAN - Warga Kota Medan bernama Imelda mengadukan nasib yang dialami anak perempuannya ke Hotman Paris di Jakarta.

Kepada Hotman Paris Imelda mengaku, anaknya diduga menjadi korban pemerkosaan oleh kepala sekolah, pimpinan administrasi sekolah hingga tukang sapu di Medan.

Kepada Hotman Paris, ia mengatakan kejadian itu dilakukan di sekolah. Anaknya diduga diberi minum serbuk putih lalu kemudian diikat dan dibawa ke gudang sekolah.

Kemudian seseorang yang diduga kepala sekolah keluar dari gudang dan menjaga pintu gudang.

"Kepala sekolah keluar dari gudang terus jaga gudang. Si tukang sapu masuk ke gudang letakkan anak tadi ke gudang, ke atas meja di dalam gudang. Setelah itu tukang sapu keluar jaga gudang pimpinan sekolah masuk,"kata Imelda, seperti dilihat dari Instagram pribadi Hotman Paris, Rabu (7/9/2022).

Di dalam gudang inilah diduga bocah perempuan 10 tahun ini diperkosa oleh kepala sekolah, pimpinan administrasi hingga tukang sapu.

Dalam sesi tanya jawab antara Hotman dan Imelda ia mengaku anaknya diperkosa sebanyak dua kali oleh para pelaku.

"Sampai 2 kali kejadian. Pimpinan sekolah, pimpinan administrasi bahkan tukang sapu memerkosa anak ibu ?" tanya Hotman.

Kemudian wanita berkaus merah ini pun mengiyakan kejadian yang dialami anaknya sebanyak dua kali.

Baca: Kapolri Respons Aduan Hotman Paris soal Kasus Rudapaksa Bocah SD di Medan yang Mengendap 1 Tahun

"Iya."

Hotman Paris menyebut kasus ini telah dilaporkan ke Polrestabes Medan pada 10 September 2021 lalu dan dilanjutkan ke Polda Sumut.

Namun dugaan pemerkosaan siswi perempuan ini diduga mandek hingga hampir setahun.

Saat itu yang dilaporkan cuma tukang sapu dan seorang pegawai tata usaha, sementara kepala sekolah dan pimpinan administrasi belum.

Hotman Paris meminta supaya Kapolda Sumut menyelidiki kasus ini.

Dia menyebut agar Irjen Panca menyoroti dugaan pemerkosaan siswi perempuan yang diduga melibatkan Kepala Sekolah hingga tukang sapu.

"Bapak Kapolda Sumut tolong kasus ini mendapat perhatian. Sudah dilaporkan sejak september 2021.Kasusnya dilimpahkan ke Polda Sumut,"minta Hotman Paris.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan kasus ini masih terus diselidiki.

Pihaknya mengaku telah melakukan pra rekonstruksi sebanyak dua kali di lokasi.

Selain itu, polisi juga mengklaim telah memeriksa saksi termasuk guru dan juga kepala sekolah.

Hadi menyebut korban juga telah dilakukan visum.

Namun ia belum mau membeberkan hasil visum tersebut.

"Saat ini masih berproses penyidikannya dan kita sudah 2 kali melakukan pra rekonstruksi di TKP. Penyidik terus bekerja melengkapi berkas yang lain dan melengkapi alat bukti lainnya,"ucapnya.

Baca: Hotman Paris Kuak Kasus Bocah SD yang Diduga Dirudapaksa Kepala Sekolah hingga Tukang Kebun di Medan

Tanggapan Disdik Medan

Menanggapi kasus dugaan rudapaksa tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar angkat bicara.

Dikatakan Laksamana bahwa dirinya belum mengetahui adanya kasus dugaan pemerkosaan di lingkup sekolah di Kota Medan.

Akan tetapi dikatakan Laksamana bahwa dia akan menelusuri dugaan tesebut.

"Saya belum monitor, segera saya telusuri," kata Laksamana Putra Siregar saat dikonfirmasi Tribun Medan, Rabu (7/9/2022).

Laksamana menegaskan akan melakukan pemecatan terhadap Kepsek tersebut. Hal itu dilakukan apabila benar terjadi tindak pemerkosaan yang melibatkan Kepsek tersebut.

"Iya (Kepsek akan dipecat), kalau terbukti tentu kita berhentikan," tegasnya.

Perbuatan pemerkosaan tersebut kata dia tidak pantas dilakukan di satuan pendidikan. Sehingga Laksamana mengutuk perbuatan yang diduga dilakukan oleh Kepsek hingga tukang sapu itu.

"Tentunya kalau benar terjadi, perbuatan tersebut sangat biadab dan tak seharusnya terjadi di satuan pendidikan," ucapnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul BOCAH 10 Tahun Diduga Dirudapaksa Kepala Sekolah, Korban Diikat hingga Laporan Ngendap Setahun

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Rania Amalia Achsanty
Sumber: Tribun Medan

Tags
   #Kapolri   #Hotman Paris   #rudapaksa   #Bocah SD   #Medan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved