Senin, 20 April 2026

Terkini Daerah

Hotman Paris Kuak Kasus Bocah SD yang Diduga Dirudapaksa Kepala Sekolah hingga Tukang Kebun di Medan

Kamis, 8 September 2022 12:30 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Hotman Paris mencuatkan kasus dugaan pemerkosaan yang dialami bocah SD di Medan.

Hotman Paris baru saja bertemu dengan ibu korban, Imelda.

Imelda dengan terbata-bata menjelaskan bagaimana kronologi sang anak dirudapaksa oleh oknum Kepala Sekolah, staf administrasi, hingga tukang kebun sekolah.

Hal tersebut diunggah oleh akun @hotmanparisofficial pada Rabu (7/9/2022).

“Ini kasus ada anak cewe 10 tahun yang diduga diperkosa oleh berbagai orang, oleh oknum pimpinan sekolah, pimpinan administrasi bahkan tukang sapu dari sekolah tersebut,” jelas Hotman.

Di samping Hotman, Imelda menceritakan bagaimana sang anak yang masih berusia 10 tahun dicekoki minuman dengan serbuk putih.

Baca: Tampang Pengamen di Medan Pelaku Pelecehan Siswi SMA di Angkot hingga Kritis

Lalu si anak mengaku digendong oleh tukang sapu ke gudang untuk dirudapaksa secara bergiliran, termasuk Kepala Sekolah.

Imelda mengaku sudah melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian sejak 10 September 2021 lalu.

Namun hingga kini belum ada tersangka.

Bahkan nama kepala sekolah juga tak ikut tercatut, hanya tukang sapu dan staf administrasi saja.

Lebih lanjut, Hotman Paris menyoroti kejanggalan dari kasus yang dilaporkan Imelda.

"Salam Hotman 911. Melanjutkan laporan Ibu Imelda dari Medan yang datang ke Kopi Johny hari ini tanggal 7 September 2022. Ibu Imelda mengeluh ada keanehan, karena katanya dari sejak awal bikin laporan polisi ada oknum yang mengatakan, cukup dalam laporan polisi disebutkan terlapornya itu hanya staf bagian tata usaha dan juga tukang sapu yang diduga melakukan pemerkosaan pada anak berusia 10 tahun."

"Padahal menurut penjelasan dari Ibu Imelda kepada aparat yang diduga terlibat melakukan pemerkosaan bahkan lebih dahulu adalah oknum yayasan, oknum pimpinan sekolah dan juga tata usaha," jelas Hotman Paris di postingan lain.

Baca: Terungkap Alasan Oknum Dokter Jewer Bayi 1,5 Tahun di Medan, Pelaku Gemas Ingin Punya Anak Perempuan

Hotman Paris meminta kepada Kapolda Sumatera Utara untuk melakukan penyelidikan dari awal.

Hotman Paris merasa semua pelaku harus ikut dihukum.

"Jangan hanya yang jadi sasaran hanya staf bagian administrasi dan tukang sapum" seru Hotman lagi.

"Tadi anak kecil itu masih umur 10 tahun, saya melihat sendiri wajahnya sangat cantik. Katanya dia dicekoki obat diduga obat bius lalu dibawa ke gudang untuk digilir. Sekali lagi saya tidak menyebutkan nama sekolah agar benar-benar fair, tapi ini benar-benar serius," lanjutnya.

"Dan anak itu masih 10 tahun, sangat cantik dan masih sangat innocent (polos). Kita berdosa kalo kita tidak benar-benar teliti dari awal, kita berdosa bangsa ini kalo tidak dengan teliti menyelidiki apakah benar oknum terlibat dalam pemerkosaan yang katanya tidak hanya sekali. Salam dari Hotman Paris, saya mau menangis tapi saya tidak mau menangis di mal," pungkas Hotman Paris.

Sebelumnya, Hotman 911 juga memviralkan kasus kematian santri di Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur.

Kini, kasus kematian korban yang diduga karena penganiayaan telah dilakukan BAP dengan ibu korban.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bocah SD Diduga Dirudapaksa Bergilir oleh Kepsek hingga Tukang Sapu, Hotman Paris Hampir Menangis

# Hotman Paris # Bocah SD # Medan # dirudapaksa # kepala sekolah

Editor: Fitriana SekarAyu
Video Production: Latif Ghufron Aula
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Hotman Paris   #Bocah SD   #Medan   #dirudapaksa   #kepala sekolah

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved