Tribunnews Update
Bharada E akan Dipertemukan dengan Ferdy Sambo saat Rekonstruksi Kematian Brigadir J
TRIBUN-VIDEO.COM - Bharada Richard Eliezer alias Bharada E akan dihadirkan langsung dalam rekonstruksi kasus kematian Brigadir J.
Rekonstruksi juga akan diikuti sejumlah tersangka lainnya, termasuk Irjen Ferdy Sambo.
Meski sempat menyatakan tak ingin bertemu Sambo, Bharada E tampaknya akan bertatap muka lagi dengan mantan atasannya itu.
Proses rekonstruksi akan digelar di tempat kejadian perkara (TKP) yakni di rumah dinas Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8).
Baca: Ferdy Sambo Resmi Ajukan Banding seusai Dipecat dari Polri, Belum Serahkan Memori Banding
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, rekonstruksi itu akan menghadirkan lima tersangka pembunuhan Brigadir J.
Mereka adalah Ferdy Sambo, Putri Chandrawati, Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.
Selain para tersangka, Dedi menyebut pihaknya juga bakal menghadirkan jaksa penuntut umum (JPU).
Kemudian ada pula Komnas HAM dan Kompolnas yang hadir untuk memastikan jalannya rekonstruksi berjalan dengan transparan dan objektif.
Baca: Sidang Etik Sambo Sempat Tegang, Saksi Dicecar Jenderal Bintang 3: Bicara Jujur, Jangan Berbelit!
"Kemudian juga agar pelaksanaannya juga berjalan secara transpanan, objektif, dan akuntabel, penyidik juga mengundang Komnas HAM, Kompolnas," ungkapnya.
Meski begitu, Dedi mengatakan bahwa proses rekonstruksi berlangsung tertutup.
"Ya (berlangsung tertutup)," kata Dedi.
Dikutip dari TribunJakarta.com, Dedi menuturkan bahwa kehadiran para tersangka ini sangat penting untuk membuat terangnya peristiwa yang terjadi pada 8 Juli lalu.
Meski sebelumnya Bharada E sempat mengungkapkan bahwa dirinya enggan bertemu dengan Ferdy Sambo.
Namun demi terungkapnya kasus ini, keduanya mau tak mau harus bertatap muka lagi.
Baca: Kuasa Hukum Brigadir J Nilai Tuduhan Pelecehan Putri Janggal, Sebut Tak Ada Bukti
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya sempat menceritakan bagaimana Bharada E mengungkap skenario Sambo.
Saat hendak membeberkan skenario itu ke polisi, Bharada E meminta disiapkan pengacara baru.
Ia juga disebut enggan bertemu dengan Ferdy Sambo.
"Richard minta disiapkan pengacara baru serta tidak mau dipertemukan dengan saudara FS (Ferdy Sambo)," kata Sigit dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022).
Listyo menjelaskan, Bharada E menceritakan peristiwa yang sebenarnya terjadi melalui tulisan tangan.
Mulai dari kondisi menjelang hari penembakan, hingga detik-detik Brigadir J dieksekusi di rumah dinas Sambo pada 8 Juli lalu.
Kapolri mengungkap alasan mengapa Bharada E sempat memberi keterangan berbeda di awal kasus ini.
Kala itu, Bharada E mengaku bahwa dirinya terlibat baku tembak dengan Brigadir J.
Saat itu, ia dijanjikan oleh Sambo bahwa pengusutan kasus kematian Brigadir J akan dihentikan atau SP3.
Atas janji tersebut, Bharada E akhirnya menuruti skenario Sambo soal baku tembak yang menewaskan Brigadir J.
Namun akhirnya, Bharada E tetap menjadi tersangka.
"Ini juga yang kemudian mengubah semua informasi awal dan keterangan yang diberikan pada saat itu," ujar Listyo.
(Tribun-Video.com)
Host: Agung Laksono
VP: Yohanes Anton Kurniawan
# Bharada E # pertemuan # Ferdy Sambo # rekonstruksi # Kasus Brigadir J
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
TRUMP WANTI-WANTI IRAN setelah Pertemuan dengan Xi Jinping: Waktu Terus Berjalan!
16 menit lalu
Tribunnews Update
Lama Tak Terlihat, Pengacara Brigadir J di Kasus Ferdy Sambo Kamaruddin Simanjuntak Kini Sakit
53 menit lalu
Terkini Nasional
Heboh! Tempat Duduk Trump Lebih Rendah dari Xi Jinping saat Pertemuan Bilateral, Ini Faktanya!
3 jam lalu
Berita Terkini
Viral Posisi Duduk Trump Lebih Rendah dari Xi Jinping, Ternyata Ini Fakta Tinggi Sofa Sebenarnya
5 jam lalu
Berita Terkini
Diplomasi Psikologis China? Ini Alasan Kursi Donald Trump Lebih Rendah dari Xi Jinping
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.