Rabu, 8 April 2026

Terkini Daerah

PT PPLI Tampung 380 Ribu Ton Limbah B3 se-Indonesia, Siap Mengolah Menjadi yang Bermanfaat

Jumat, 26 Agustus 2022 21:28 WIB
Tribunnews Bogor

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUN-VIDEO.COM - PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) yang berlokasi di Jalan Raya Narogong, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, ini setiap tahunnya mampu menampung limbah B3 hingga ratusan ribu ton.

Technical Engineer PT PPLI, Muhammad Yusuf Fidaus mengungkapkan bahwa di PT PPLI ini kapasitas penampungan limbahnya sekitar 350 ribu sampai 380 ribu per tahun.

Baca: 38 Hakim dari Mahkamah Agung RI Lakukan Observasi Pengolahan Limbah B3 di PT PPLI Bogor

"Angka itu kalau normal, tapi kalau masa pandemi ini ya lebih berkurang ya pastinya," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (26/8/2022).

Untuk proses pengolahan ratusan ribu ton limbah B3 itu, di PT PPLI ini memiliki berbagai macam prosesnya.

Bahkan, dalam pengolahannya banyak yang menggunakan alat berat, seperti excavator yang akan mencacah limbah B3 hingga 50 ton per harinya.

Muhammad Yusuf Fidaus mengatakan bahwa untuk proses pengolahan lainnya itu berbeda, berbagai macam jenis.

"Itu kapasitas dan proses dan perlakuannya juga beda, disini diantaranya ada proses fisikal kimia, biologi, macam-macam setiap areanya beda, itu yang mejernya aja yang ke bawahnya ada lagi," jelasnya.

Pada prosesnya, di PT PPLI ini kurang lebih terdapat 10 proses untuk pengolahan limbah B3.

Bahkan, menurutnya limbah B3 yang ada di perusahaan ini berasal dari seluruh Indonesia.

Muhammad Yusuf Fidaus menjelaskan bahwa PT PPLI ini merupakan perusahaan yang sudah memiliki izin di Indonesia untuk hal limbah tersebut, yang di mana merupakan satu-satunya yang terintegrasi di Indonesia.

"Setiap harinya limbah limbah dari luar yang masuk kesini itu pasti ada, udah gak keitung rata-rata jumlahnya, tapi kalau di hitung per bulannya itu rata-rata ada di 30 ribu per tonnya," paparnya.

Baca: Timbulkan Pencemaran Udara, DLH Bogor Bongkar Tungku Pembakaran Perusahaan yang Bakar Limbah B3

Diketahui, angka tersebut kata Muhammad Yusuf Fidaus terhitung saat sebelum adanya pandemi Covid-19, yang di mana saat masa pandemi kemarin angka tersebut mengalami penurunan.

Tetapi, untuk saat ini angka tersebut sudah mulai meningkat kembali, bahkan untuk penerimaan limbah dari luar pun sudah mulai banyak.

Untuk angka limbah B3 yang masuk per bulannya saat ini sebanyak 22 ribu hingga 25 ribu ton per bulannya.

Limbah limbah B3 ini juga nantinya akan diolah kembali bila limbah tersebut masih terbilang belum aman.

Terbilang belum amannya ini, menurutnya belum bisa dilepaskan ke lingkungan, yang di mana masih cukup berbahaya.

Bila sudah aman, limbah limbah ini akan dilepaskan ke sungai, badan air, bahkan ditimbun di landfill.

Sementara itu, Hakim Yustisial Pendamping Pusdiklat Mahkamah Agung, Dodi Wijayanto memaparkan bahwa untuk masalah kasus limbah di Indonesia ini sudah ada di daerahnya masing-masing.

"Kami dari pengadilan kan pada dasarnya tugasnya adalah mengadili, sehingga kalo berbicara tentang kasus, kita berbicara tentang aspek hukumnya dari rangka itu semua hakim yang mengadili perkara lingkungan diperlukan tambahan pengetahuan dan juga dilakukan sertifikasi," jelasnya.

Pada nantinya, kata Dodi Wijayanto hakim yang lulus sertifikasi akan berwenang untuk mengadili perkara lingkungan hidup.

Khusus untuk perkara limbah tersebut, bila pihaknya tidak datang langsung ke lokasi maka tidak akan pengetahuan yang lebih konperhensif.

"Dengan datangnya para hakim ke lokasi ini diharapkan dapat memiliki bekal untuk menangani perkara-perkara lingkungan hidup termasuk yang berhubungan dengan limbah B3," harapnya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul 380 Ribu Ton Limbah B3 se-Indonesia Masuk ke Kabupaten Bogor, PT PPLI Siap Mengolah Jadi Manfaat

# PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) # penanganan limbah B3 # Limbah B3 # limbah

Editor: Danang Risdinato
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved