Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Bharada E Akui Tembak Brigadir J Sambil Pejamkan Mata, Merasa Tertekan Diperintah Atasannya

Selasa, 9 Agustus 2022 20:51 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E mengaku mendapat perintah dari atasannya untuk menembak Brigadir J.

Sebagai seorang bawahan, ia tak dapat menolak perintah tersebut.

Lantaran tak tega menembak rekannya sendiri, Bharada E melesatkan senjatanya sambil memejamkan mata.

Baca: Terungkap Peran Irjen Ferdy Sambo dalam Kasus Brigadir J, Polri Juga Sebutkan Peran Tersangka Lain

Hal ini diungkapkan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara dalam wawancara eksklusif dengan Wakil Direktur Pemberitaan Tribun Network Domu Ambarita, Selasa (9/8).

Deolipa mengatakan bahwa kliennya dalam kondisi sangat tertekan saat menembak Brigadir J.

Bharada E sebenarnya tak tega jika harus melukai atau membunuh rekannya sendiri.

Namun, ia tak punya pilihan selain menjalankan perintah dari atasan tersebut.

"Dia mengaku salah paling engga. (Bharada E) ini kan Polisi Brimob, dan menjalankan perintah atasan," kata Deolipa, Selasa (9/8/2022).

Pasalnya, jika Bharada E tidak menuruti perintah itu, maka dirinya yang justru akan 'dieksekusi'.

Baca: Respons Komisi III DPR RI seusai Dianggap Irit Bicara terkait Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J

"Tapi 'saya juga takut' kata dia kan, tapi ketakutan juga kalau saya tidak menembak (Brigadir J), saya yang ditembak. Kan gitu. Sama yang nyuruh nembak," kata Deolipa.

Dengan penuh ketakutan, Bharada E mengarahkan senjatanya ke tubuh Brigadir J.

Ia kemudian melesatkan tembakan sambil memejamkan mata.

"Makanya dia sembari memejamkan mata, door..door..door. gitu aja," ungkap Deolipa menceritakan curhat Bharada E.

Menurut Deolipa, peristiwa penembakan tersebut berlangsung begitu cepat.

Setelah melaksanakan perintah, Bharada E langsung keluar dari rumah dinas.

Baca: Respons Komisi III DPR RI seusai Dianggap Irit Bicara terkait Dugaan Pembunuhan Berencana Brigadir J

"Kalau secara curhatnya dianya (Bharada E) begitu, beberapa menit saja itu kejadiannya. Secara curhat ya bukan projustisinya, karena dia curhat juga sama saya. Begitulah kira-kira, singkat saja," jelasnya.

Dalam penanganan kasus ini, Polri telah menetapkan Bharada E menjadi tersangka, kemudian disusul Brigadir RR yang merupakan ajudan istri Irjen Ferdy Sambo.

Bharada E sempat merasa tak nyaman karena memberikan keterangan yang berbeda kepada penyidik.

Baca: Kapolri: Irjen Ferdy Sambo Tembak Dinding Pakai Senjata Brigadir J Seolah-olah Terjadi Baku Tembak

Ia kemudian mengajukan diri menjadi justice collaborator untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait kematian Brigadir J. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kesaksian Bharada E: Ketakutan, Kalau Tak Menembak Brigadir J, Saya Yang Ditembak, Lalu Dor dor dor

# TRIBUNNEWS UPDATE # Brigadir J # Bharada E # Irjen Ferdy Sambo # Brimob

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved