Rabu, 13 Mei 2026

Tribunnews Update

Memanas! Iran Ultimatum Trump, Siapkan Uranium 90%: Terima Proposal Damai atau Hadapi Kegagalan

Rabu, 13 Mei 2026 10:51 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali memanas.

Teheran kembali mengultimatum keras Washington.

Baca: Trump Klaim AS Diminta Ambil Debu Nuklir Iran, Teheran Tegaskan Uranium Tak Bakal Dipindahkan

Yakni, Iran menyerahkan pilihan ke Amerika Serikat hendak menerima proposal damai terbaru atau bersiap menghadapi kegagalan diplomatik total.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf melalui akun X-nya pada Selasa (12/5).

Ia menyatakan, Amerika Serikat tidak punya pilihan lain selain menerima hak-hak Iran.

Baca: AS Ancam Bom Bunker Iran Pakai Mata-Mata Luar Angkasa, Teheran Tegaskan Uranium Milik Negara Sakral

Adapun hak-hak Iran telah tertuang dalam proposal 14 poin yang diajukan Teheran.

“Tidak ada alternatif lainnya, selain menerima hak-hak rakyat Iran, sebagaimana diuraikan dalam proposal 14 poin. Pendekatan lainnya akan sepenuhnya tidak membuahkan hasil; hanya kegagalan demi kegagalan,” kata Ghalibaf.

Ghalibaf memperingatkan, semakin lama konflik berlangsung, maka besar pula beban yang harus ditanggung Amerika Serikat.

Termasuk dampak ekonomi bagi masyarakat Donald Trump dan anggaran perang.

Baca: Demi Nuklir, Trump Tak Izinkan Iran Lakukan Pengayaan Uranium, Teheran: Bukan untuk Diserahkan ke AS

“Semakin lama itu berlarut-larut, semakin banyak pembayar pajak Amerika yang akan menanggungnya,” sambungnya.

Terkini, Iran kembali menegaskan bahwa pejuangnya tak akan mundur menghadapi tekanan Washington.

Para pejabat militer Teheran memperingatkan mereka siap membalas setiap serangan baru dari AS.

Sebelumnya, parlemen Iran mempertimbangkan langkah ekstrem dengan meningkatkan level pengayaan uranium hingga 90 persen.

Baca: Trump Klaim Sulit Ambil Uranium Iran, Sebut Proses Panjang Meski Fasilitas Nuklir Telah Dihancurkan

Menurut juru bicara parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, opsi itu siap diambil jika Iran kembali menjadi sasaran serangan.

Pernyataan ini lantas memicu kekhawatiran global.

Sebab pengayaan uranium hingga level 90 persen selama ini identik dengan pengembangan senjata nuklir. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved