Jumat, 10 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Minta Putin Dijuluki Sebagai 'Penguasa', Sekutu Kremlin Mendesak Perubahan Nama Presiden Rusia

Senin, 11 Juli 2022 14:43 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sekutu Kremlin telah menyerukan agar Presiden Rusia Vladimir Putin disebut sebagai 'Penguasa'.

Partai Demokrat Liberal (LDPR) telah menyarankan penggunaan Pravitel, gelar Rusia, karena lebih sesuai dengan status dan peran Putin.

Ini terjadi saat Rusia terus mendorong menggantian nama produk, merek, dan kata-kata dari Barat di tengah sanksi karena invasi ke Ukraina.

Partai sayap kanan memiliki 22 kursi dari 450 kursi di parlemen negara itu.

Mereka saat ini digunakan oleh Kremlin untuk melayangkan ide-idenya yang lebih radikal dan mengumpulkan bukti atas popularitas mereka.

Baca: Presiden Joe Biden Memuji Keberanian CIA Ungkap Rencana Perang Vladimir Putin Serang Ukraina

LDPR berpendapat di media Rusia bahwa gelar 'Presiden' Putin saat ini sebenarnya pertama kali diciptakan di AS pada abad ke-18.

Oleh sebab itu mereka menggantinya dengan sebutan 'Pravitel' harus digunakan sebagai gantinya meskipun berkonotasi otokratis.

Dilaporkan Putin menghadiri pemakaman mantan pemimpin partai Vladimir Zhirinovsky meninggal pada bulan April.

Pada 22 Desember 2021, Zhirinovsky mengatakan kepada anggota parlemen dalam pidatonya bahwa invasi akan dimulai pada 22 Februari.

Meskipun sebenarnya dimulai pada malam 23 Februari.

Baca: Kota Sloviansk Donetsk Digempur Rusia, Joe Biden Dijuluki Kaisar Tanpa Busana karena Disebut Gagal

Ia juga menggembar-gemborkan 'arah baru dalam kebijakan luar negeri Rusia'.

Pravitel memiliki hubungan yang mendalam dan historis di Rusia, dengan keluarga Romanov memiliki kendali penuh atas negara tersebut sebagai Tsar dari tahun 1613 hingga 1917.

Tsar juga dapat membawa arti yang mirip dengan Pravitel, tetapi lebih dikenal sebagai 'kaisar'.

Tapi 'presiden' baru diangkat menjelang akhir Uni Soviet, ketika Mikhail Gorbachev diidentifikasi sebagai presidennya.

Sebelumnya, para pemimpin Uni Soviet lebih dikenal sebagai Ketua Partai Komunis atau Sekretaris Jenderal.

Kritik terhadap Putin berpendapat bahwa dia sudah memiliki kekuatan total di Rusia dan memerintah sebagai Tsar otokratis.(tribun-video.com)

Artikel ini telah terbit di Daily Mail berjudul Don’t call him President Putin, call him ‘our ruler’: Kremlin allies urge title change for Russian despot

# Kremlin # Rusia # Vladimir Putin

Editor: Aprilia Saraswati
Reporter: sara dita
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Kremlin   #Rusia   #Vladimir Putin

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved