Terkini Daerah
Jelang Idul Adha Vaksinasi PMK di NTB Terbilang Minim, Baru 2.340 Ekor yang Sudah Divaksin
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi
TRIBUN-VIDEO.COM - Capaian vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak sapi di lima kabupaten/kota di Pulau Lombok Provinsi NTB 2.340 dosis.
jelang perayaan Idul Adha 1443 H di NTB, angka tersebut disinyalir masih terlalu jauh dari kebutuhan vaksinasi populasi hewan ternak yang mencapai 950.551 ekor di Pulau Lombok.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Ahmad Nur Aulia mengatakan pihaknya telah memesan 5.000 dosis vaksin di pemerintah pusat selama kasus PMK merebak di lima kabupaten/kota di Pulau Lombok.
"Kita sudah minta vaksin sebanyak 500 vaksin untuk tahap awal. Vaksinasi kita kan baru sampai 2.340 dosis sampai hari Minggu kemarin," kata Aulia, Senin (4/7/2022).
Petugas diharapkan memberi vaksinasi PMK kepada hewan ternak dalam kondisi sehat.
Vaksinasi juga diberikan di luar kandang kumpul.
"Kita wajibkan vaksin ini di daerah hijau untuk sapi sehat yang belum kena," ujar Aulia.
Dia pun meminta pemerintah pusat agar pengadaan vaksin dipercepat.
Baca: Ini Ciri-ciri Hewan Kurban Terjangkit PMK, Warga Serang Wajib Tahu
Pasalnya angka ideal sapi yang mendapat vaksin minimal 70 persen vaksin dari jumlah sebaran sapi di lima kabupaten/kota di Pulau Lombok.
"Kita sempat komunikasi dengan teman polisi untuk juga ikut percepatan vaksin ini. Kita sudah berikan pelatihan kepada petugas terkait cara-cara vaksin yang benar," katanya.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan NTB drh. Muslih mengaku bahwa jumlah kasus PMK hingga Minggu (3/7/2022) sudah tembus 55.861 kasus.
Rinciannya, sakit 27.434 ekor, sembuh, 28.179 ekor, potong 176 ekor, mati 72 ekor.
Lombok Timur: 12.379 ekor, sakit 4.607 ekor, sembuh 7.680 ekor, potong 75 ekor, mati 17 ekor.
Lombok Utara: 10.592 ekor, sakit 9.028 ekor, sembuh 1.501 ekor, potong 27 ekor, mati 36 ekor.
Mataram: 561 ekor, sakit 65 ekor, sembuh 434 ekor, mati 6 ekor.
Baca: Pemkab Sragen Lakukan Vaksinasi PMK, Bupati Sragen Imbau Hewan Sakit Tak Boleh Dikurbankan
Lombok Barat: 11.626 ekor, sakit 4.484 ekor, sembuh 7.384 ekor, potong 6 ekor, mati 13 ekor.
Lombok Tengah: 20.442 ekor, sakit 9.250 ekor, sembuh 11.180 ekor, potong 12 ekor, mati nol kasus.
Menurut Muslih, angka populasi jumlah hewan ternak di Lombok masih bebas PMK capai 70 persen.
Dari angka tersebut, kata dia, kebutuhan vaksin juga berada di angka 70 persen dari total jumlah sebaran ternak sapi di lima kabupaten kota di Pulau Lombok.
"Tetap kebutuhan vaksin kita di angka 70 persen dari populasi yang belum terkena ini," kata Muslih.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul Vaksinasi PMK Hewan Ternak di NTB Minim, Baru Capai 2.340 Ekor
# Vaksinasi PMK # Nusa Tenggara Barat (NTB) # Wabah PMK Hewan Kurban #
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribun Lombok
KPK Respons Bahlil Soal Penindakan Tambang Ilegal Mandalika: Butuh Kerja Kolaboratif
Senin, 27 Oktober 2025
VIRAL NEWS
Calon Gubernur & Wagub Iqbal-Dinda Menang Pilkada NTB 2024, Jagoan KIM Plus Raup 1 Juta Lebih Suara
Jumat, 6 Desember 2024
Local Experience
Inilah Penemuan Makam Purba atau Sarkofagus Peninggalan Zaman Megalitikum di Sumba NTT
Senin, 29 Juli 2024
Local Experience
Taman Narmada, Taman Sejarah Berlatar Landscape Gunung Rinjani yang Jadi Peristirahatan Para Raja
Selasa, 2 Januari 2024
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.