Terkini Daerah
KPK Pantau Tambang Ilegal di Kaltara, Janji Usut Aliran Dana Briptu Hasbudi ke Pejabat dan Aparat
TRIBUN-VIDEO.COM – Kasus tambang ilegal yang menyeret oknum polisi Briptu Hasbudi di Kalimantan Utara, mendapat soratan tajam dari KPK, janji usut aliran dana ke pejabat dan aparat.
Sepekan setelah terbongkarnya Bisnis Ilegal Polisi Nakal Briptu Hasbudi di Kaltara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya bereaksi.
Kasus yang melibatkan seorang polisi Polairud Polda Kaltara itu mendapat sorotan tajam dari KPK.
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menilai pengendalian internal kepolisian sangat lemah, sehingga keterlibatan Briptu HSB baru diketahui setelah bertahun-tahun menjalankan aktivitas tambang ilegal.
Alexander Marwata heran polisi berpangkat Briptu bisa memiliki kekayaan luar biasa.
"Kejadian ini menunjukan lemahnya pengawasan atasan langsung, pengendalian internal di lembaga tersebut, kan tidak mungkin ya seorang polisi dengan pangkat yang Briptu dia memiliki life style, gaya hidup yang mewah dan harta yang luar biasa," ungkap Alexander Marwata, melansir Kompas.com, Rabu (11/5/2022).
Baca: Rusia Buka Rahasia Aktivitas Ilegal AS Kelola Lab Biotek di Ukraina, Anak Joe Biden Disebut
Ia menilai kasus tambang ilegal Briptu Hasbudi bisa dicegah jika sejak dini ada pengendalian yang matang.
"Artinya atasan langsung yang bersangkutan bisa menanyakan dari mana yang bersangkutan bisa memiliki kekayaan yang banyak, seperti itu kan bisa kita cegah sejak dini," katanya.
Kendati hingga kini KPK belum mendapatkan data lengkap soal seberapa besar kekayaan yang dimiliki dari kepemilikan tambang emas tersebut tersebut, Alex tetap menyayangkan peristiwa itu melibatkan oknum polisi.
Padahal, menurutnya, sebagai seorang aparat penegak hukum, seharusnya seorang polisi bisa mencari garda terdepan pencegahan terjadinya penambangan ilegal tersebut.
"Seharusnya (oknum itu) mencegah adanya penyelundupan, tapi justru malah terlibatkan ilegal mining, itu kan luar biasa sekali kalau itu dilakukan seorang aparat penegak hukum.
Ini yang harus menjadi perhatian dan keprihatinan kita bersama saya kira," ucap Alexander Marwata.
Selanjutnya, KPK berjanji akan membantu Polda Kaltara untuk menelusuri aliran dana dari kasus penambangan emas ilegal yang melibatkan Briptu Hasbudi.
Alex mengatakan, lembaganya akan membantu Polda Kaltara untuk menyelisik dugaan adanya aliran dana dari kegiatan tambang ilegal tersebut.
"Yang namanya tambang ilegal itu kan berarti kemungkinan ada keterlibatan dari aparat setempatkan, enggak mungkin lah panambangan dilakukan tanpa sepengetahuan dari masyarakat atau aparat setempat," ucap Alexander Marwata.
"Ada dugaan mungkin aliran-aliran dananya larinya ke mana, apakah ada yang ke aparat, Pemda (pemerintah daerah) misalnya, atau aparat penegak hukum yang lain misalnya itu kan harus ditelusuri," imbuhnya.
Alasan Libatkan KPK
Dua kasus bisnis illegal menyeret nama Briptu Hasbudi dan kini ditangani Timsus Polda Kaltara.
Dirreskrimsus Polda Kaltara, AKBP Hendy F Kurniawan mengungkapkan, aktivitas illegal mining di Sekatak, Bulungan, Kalimantan Utara, sudah berlangsung dua tahun.
Kemudian kasus kedua yakni kontainer berisi ballpress yang tak sesuai manifes juga sudah terjadi selama dua tahun.
"Kemarin sudah disampaikan untuk illegal mining, keterangan pekerja dua tahun.
Nanti dilihat pembuktian penjualan dan transaksi rekening termasuk alat pembelian alat itu penunjang penyidik untuk membuktikan," jelas AKBP Hendy F Kurniawan.
Adapun untuk ballpres dijelaskan Diskrimsus, harus melihat catatan dokumen yang berhasil diamankan Timsus.
Ia menegaskan, apa yang salah dan melanggar hukum, pihaknya siap memproses.
Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah menemukan data catatan keungan masuk maupun yang keluar.
"Termasuk barang masuk dan keluar. Termasuk bisnis illegal lainnya diduga juga ada daging tapi untuk ini belum ditemukan BB-nya," jelasnya.
Namun lanjut AKBP Hendy F Kurniawan, untuk aliran transksi penjualan sudah ditemukan.
Baca: Rusia Buka Rahasia Aktivitas Ilegal AS Kelola Lab Biotek di Ukraina, Anak Joe Biden Disebut
Berdasarkan catatan yang dipegang, bisnis ilegal yang dijalankan Briptu Hasbudi berlangsung lebih dari tiga tahun.
"Sekira lebih tiga tahun HSB melakukan praktek ilegal.
Kalau khusus daging, di sini hanya di kode daging.
Tapi dari alat bukti petunjuk lain itu alana dari luar Indonesia," jelasnya.
Sementara itu, nilai secara keseluruhan aset yang sudah disita polisi mencapai belasan miliar rupiah.
Aset itu diduga kuat adalah hasil dari aktivitas bisnis illegal yang dilakukan Briptu Hasbudi.
Inilah yang melatarbelakangi pihaknya harus melibatkan tim ahli KPK untuk melakukan tracing ke mana saja aliran dananya mengalir.
Adapun lanjutnya, untuk update komunikasi dengan KPK dan Tim ahli aset tracing, pihaknya berkomunikasi dengan Mabes Polri. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul KPK Pantau Tambang Ilegal di Kaltara, Janji Usut Aliran Dana Briptu Hasbudi ke Pejabat dan Aparat
#KPK #Tambang Ilegal #Kaltara #Briptu Hasbudi
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara
TRIBUNNEWS UPDATE
Wamendagri Minta KPK Kaji Ulang Usulan Batas Jabatan Ketum Parpol Dua Periode Atas Dasar Konstitusi
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
KPK Sebut Ada Celah Korupsi di Pemilu-Pilkada, Tata Kelola Parpol dan Biaya Politik Tinggi Disorot
5 jam lalu
Terkini Nasional
Noel Ebenezer Tuduh KPK jadi Alat Pengusaha untuk Jatuhkan Ia, Sebut Kebijakan Pro Buruh jadi Pemicu
1 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
PDIP Tolak Keras Usulan KPK soal Ketua Parpol Dibatasi 2 Periode, Minta Fokus Perbaiki Internal
1 hari lalu
Terkini Nasional
'Mewek' Jadi Tersangka, Ketua DPRD Magetan Nangis dan Tutup Muka Saat Dibawa ke Mobil Tahanan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.