Konflik Rusia Vs Ukraina
Rusia Selidiki Keberadaan Pasukan Elite SAS Inggris yang Diduga Telah Dikerahkan ke Ukraina Barat
TRIBUN-VIDEO.COM - Rusia sedang menyelidiki apakah para ahli sabotase dari pasukan khusus Special Air Service (SAS) Inggris telah dikerahkan ke Ukraina barat.
Badan investigasi negara bagian Rusia mengatakan pada hari Sabtu (23/4/2022), bahwa pihaknya sedang menyelidiki laporan media Rusia yang menuduh bahwa SAS telah dikirim ke wilayah Lviv di Ukraina Barat.
Kantor berita Rusia, RIA Novosti, mengutip sumber keamanan Rusia yang mengatakan bahwa sekitar 20 anggota SAS.
SAS merupakan pasukan elit militer yang dilatih untuk melakukan operasi khusus, pengawasan, dan kontraterorisme beroperasi di Inggris.
Baca: Murka! Begini Respons Volodymyr Zelensky seusai Odesa Digempur, Sebut Rusia sebagai Negara Teroris
Dalam sebuah pernyataan, Komite Investigasi Rusia mengatakan akan menindaklanjuti laporan bahwa SAS telah dikirim untuk membantu layanan khusus Ukraina dalam mengatur sabotase di wilayah Ukraina, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.
Inggris mengirim pelatih militer ke Ukraina awal tahun ini untuk menginstruksikan pasukan lokal dalam menggunakan senjata anti-tank.
Baca: Helikopter KA 52 Rusia Hancurkan Tank Pasukan Ukraina, Pilot Selesaikan Misi dengan Sempurna
Pada 17 Februari, seminggu sebelum invasi Rusia, Inggris mengatakan telah menarik semua pasukan kecuali yang diperlukan untuk melindungi duta besarnya.
Tidak jelas langkah apa yang direncanakan Komite Investigasi sebagai tanggapan atas keterlibatan SAS di Ukraina.
Kemungkinan kehadiran pasukan dari negara NATO di Ukraina sangat signifikan mengingat Rusia telah mengeluarkan peringatan kepada Barat untuk tidak menghalangi invasinya ke Ukraina.
(Tribunnews/Yurika Nendri Novianingsih)
# Rusia # Pasukan Elite # Inggris # Ukraina
Baca berita lainnya terkait Rusia
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Selidiki Keberadaan Pasukan Elite SAS Inggris di Ukraina
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Perang Timur Tengah: Iran Ancam Hancurkan Starlink & Bom Pangkalan Inggris yang Dipakai AS
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Detik-detik Perusahaan Minyak Inggris di Irak Terbakar Hebat, Diduga akibat Serangan Drone Iran
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Dipakai AS Luncurkan Bom, Pangkalan Militer Inggris Dibidik Iran Pertimbangkan Dibom: Target Sah
Rabu, 1 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Bom Gudang Senjata Ukraina di Dubai, Ancam Kiev Jadi Target Sah Jika Cawe-cawe Perang AS-Israel
Rabu, 1 April 2026
Internasional
Pasukan Elit Chechnya Rusia Siap Tempur Bantu 1 Juta Kombatan Teheran Kepung AS di Perang Darat
Rabu, 1 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.