TRIBUNNEWS UPDATE
Murka! Begini Respons Volodymyr Zelensky seusai Odesa Digempur, Sebut Rusia sebagai Negara Teroris
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky kembali melontarkan kemarahannya kepada Rusia.
Ia menyebut Rusia sebagai negara teroris.
Hal ini sebagai responsnya, Moskwa yang menggempur Kota Odesa hingga menewaskan bayi berusia tiga bulan.
Baca: Helikopter KA 52 Rusia Hancurkan Tank Pasukan Ukraina, Pilot Selesaikan Misi dengan Sempurna
Dikutip dari Tribunnews.com, , pernyataan Zelenksy itu, ia sampaikan dalam pidato malamnya pada Sabtu (23/4/2022).
Ia menggapi terkait serangan rudal yang dilancarkan Moskwa ke Kota Odesa di Ukraina.
Dalam pidatonya, Zelensky menyebut Rusia harus bertanggung jawab atas kekejaman yang terjadi di Odesa.
Terlebih, dalam serangan itu sejumlah warga sipil menjadi korban.
Dikabarkan, ada 18 orang tewas termasuk seorang bayi perempuan berusia tiga bulan.
"Bagaimana dia (bayi perempuan) mengancam Rusia? Tampaknya membunuh anak-anak hanyalah ide nasional baru dari Federasi Rusia," katanya.
Untuk itu, orang nomor satu di Ukraina tersebut menganggap Rusia sebagai negara teroris.
Pihaknya lantas akan mengidentifikasi terkait pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan itu.
Baca: Detik-Detik Helikopter KA-52 Rusia Hancurkan Tank Milik Tentara Ukraina, Kharkiv Jadi Medan Perang
"Kami akan mengidentifikasi semua yang bertanggung jawab atas serangan ini. Setiap orang yang memberikan perintah (serangan), semua orang yang memenuhi perintah," ujarnya.
Selain itu, Zelenksy juga menyebut Rusia melanjutkan kegiatan "kamp filtrasi".
Lokasi itu disebutkannya tempat warga Ukraina dikirim Rusia sebelum dipindahkan ke Moskwa secara paksa.
"Aksi mereka sebenarnya berbeda, kamp konsentrasi. Seperti yang dibangun Nazi di masa lalu. Orang-orang Ukraina dari kamp-kamp ini, yang selamat, dikirim lebih jauh ke wilayah pendudukan dan ke Rusia," ujarnya.
Terkait hal itu, Zelensky lantas menyamakan tindakan pasukan Rusia seperti Nazi.
Sebagaimana informasi terkini, Rusia melancarkan serangan rudal ke Kota Odesa pada Sabtu (23/4/2022).
Akibatnya, gedung apartemen hancur.
Sebanyak 18 orang tewas termasuk bayi 3 bulan.
Baca: Minyak Goreng di Inggris Mulai Langka Imbas Perang Rusia-Ukraina, Pembelian di Supermarket Dibatasi
Diketahui, serangan ini terjadi sehari sebelum hari Paskah Ortodok yang dirayakan Ukraina. (Tribun-Video.com/ Tribunnews.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Zelensky Sebut Rusia Negara Teroris, Buntut Serangan Rudal di Odesa yang Tewaskan Bayi 3 Bulan
# TRIBUNNEWS UPDATE # Volodymyr Zelensky # Odesa # Rusia # Ukraina # Vladimir Putin
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
AS Kerahkan Ribuan Pasukan Lintas Udara ke Timur Tengah, Opsi Militer terhadap Iran Makin Terbuka
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Netanyahu Sebut Perang Israel ke Iran Sudah Capai Lebih dari Setengah Tujuan Operasi Militer
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kronologi 2 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Terkena Ranjau & Diserang Israel saat Evakuasi Rekannya
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
DPR Imbau Masyarakat Tetap Tenang, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi dan Nonsubsidi Tak Naik
Selasa, 31 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Istana Tegaskan Stok BBM di Indonesia Masih Aman, Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik: Kita Jamin
Selasa, 31 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.