Kamis, 9 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Dampak Konflik Rusia-Ukraina, Indonesia Perlu Antisipasi Ketersediaan Pangan

Senin, 18 April 2022 16:13 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUN-VIDEO.COM - Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia selama dua tahun lebih membuat ketersediaan pangan global semakin menipis.

Situasi pangan menjadi lebih buruk akibat terjadinya konflik antara Rusia dan Ukraina.

Akibat Covid-19 dan perang ini, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyebutkan jika harga pangan mencapai titik tertinggi karena Ukraina dan Rusia selama ini merupakan penghasil pangan dunia.

"Sementara banyak negara lain bergantung dengan hasil pangan dari kedua negara tersebut," ujar Anggota Komisi V DPR Roberth Rouw, Senin (18/4/2022).

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPR RI tersebut, ketersediaan pangan dunia yang semakin menipis ini secara otomatis berakibat buruk bagi kebutuhan pangan di Indonesia.

Baca: Pasukan Rusia Gempur Kota Kharkiv selama 4 Hari, Ukraina Klaim 18 Warga Sipil Tewas dan 100 Terluka

"Karenanya, harga-harga pangan dan kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga yang sangat tinggi dan terjadi kenaikan angka inflasi," tuturnya.

Jika tidak diantisipasi, lanjut dia, maka akan berpengaruh terhadap stabilitas pangan di dalam negeri.

Roberth mengatakan, mempunyai kepentingan untuk menjaga agar krisis pangan ini tidak terjadi di dalam negeri.

Karenanya, semua pihak harus mempersiapkan langkah antisipatif terhadap setiap dampak yang ditimbulkan.

"NasDem pun mengajak semua pihak untuk memperkuat ketahanan pangan dengan mendukung program pemerintah yang ingin melakukan swasembada pangan," imbuhnya.

Baca: Ukraina Bantah Klaim Rusia soal Jatuhnya Kota Mariupol, Ukraina Menolak untuk Menyerah dari Rusia

Untuk menyikapi berbagai permasalahan pangan dunia, ucap Roberth, terdapat tiga hal penting yang dilakukan Fraksi NasDem.

"Pertama, mendukung secara kritis dan konstruktif pemerintahan Jokowi sampai 2024 mendatang," kata Roberth.

Kedua, mendukung sikap pemerintahan Indonesia yang melakukan sikap abstain di SU Dewan Keamanan PBB terkait masalah Ukraina.

Ketiga meminta seluruh anggota Fraksi NasDem untuk melakukan pemantauan ketersedian pasokan sembako dan keterjangkauan harga di seluruh Indonesia serta harga dan jumlah bahan energi.

"Untuk itu, Fraksi NasDem membuka posko pengaduan terkait masalah sembako dan energi," katanya.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Indonesia Perlu Antisipasi Ketersediaan Pangan Global Dampak Konflik Rusia-Ukraina

# pandemi Covid-19 # Dampak Invasi Rusia # Ketersediaan Pangan # Konflik Rusia dan Ukraina # Konflik Rusia Vs Ukraina

Editor: Danang Risdinato
Video Production: yohanes anton kurniawan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved