Senin, 11 Mei 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Langgar Sumpah Bela Ukraina, Presiden Zelensky Depak 2 Jenderal hingga Beri Sanksi Tegas Bertahap

Jumat, 1 April 2022 20:48 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Dua anggota senior Dinas Keamanan Nasional Ukraina, resmi dipecat oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky pada Kamis (31/3/2022).

Diketahui, pemberhentian keduanya dipicu lantaran kedua orang tersebut telah mengkhianati Ukraina.

Atas kejadian ini, Zelensky mengaku akan memberikan sanksi tegas terhadap mantan jenderal Ukraina tersebut.

Dikutip dari Kompas.com pada Jumat (1/4/2022), Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky menyampaikan hal tersebut.

Baca: NATO Disebut Jadi Pendorong Rusia Gempur Ukraina, Kini Angotanya Terbelah Jadi 2 Kubu

Melalui sebuah rekaman video, Zelensky mengungkap kedua senior yang ia berhentikan itu.

Ia mengatakan, kedua jenderal yang dipecat masing-masing yakni Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri, Naumov Andriy Olehovych.

Kemudian, Kepala Cabang Dinas Keamanan Ukraina di wilayah Kherson, Kryvoruchko Serhiy Oleksandrovych.

Baca: Zelensky Ungkap Ada Dua Sosok Jenderal Senior Ukraina yang Berkhianat, Tak Ada Waktu bagi Mereka

Zelensky menuturkan, bahwa keduanya akan dihukum secara bertahap.

"Saya tidak punya waktu untuk berurusan dengan semua pengkhianat. Mereka semua secara bertahap akan dihukum," kata Zelensky.

Dia menambahkan mengatakan, mereka telah menghianati sumpah mereka untuk membela Ukraina.

Baca: Lebih dari 21.000 Warga Ukraina Melarikan Diri ke Belanda, Menghindari Invasi Besar-besaran Rusia

Peristiwa itu menandai pertama kalinya Zelensky mengumumkan pemecatan terhadap mereka yang terlibat dalam pertahanan Ukraina.

Zelensky juga mengatakan, situasi di selatan dan wilayah Donbass tetap sangat sulit.

Selain itu, pihaknya menegaskan kembali bahwa Rusia sedang membangun pasukan di dekat Kota Mariupol yang terkepung.

Dia mengatakan bahwa Rusia sangat jahat dan ingin menghancurkan Ukraina.

Oleh karena itu, mereka seolah-olah berasal dari dunia lain.

Zelensky menyampaikan, Rusia sebagai monster yang membakar dan menjarah, yang menyerang dan bertekad untuk membunuh.

Disisi lain, Rusia sendiri mengatakan sedang melakukan operasi militer khusus untuk melucuti senjata dan "denazifikasi" tetangganya.

Sementara itu, Moskwa juga membantah tuduhan Kyiv bahwa pasukan Rusia menargetkan warga sipil.

Zelensky mengatakan, pasukan Ukraina telah mendorong mundur Rusia dari Kyiv dan Chernihiv.

Sebagai informasi, Kyiv adan Chernihiv merupakan dua kota yang diumumkan Moskwa tidak akan lagi menjadi fokus serangan.

Pasalnya, mereka berusaha mengamankan wilayah separatis Donbass dan Luhansk di tenggara.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku masih menempuh jalan yang sangat sulit untuk mendapatkan semua yang diinginkan.

"Akan ada pertempuran di depan. Kami masih harus menempuh jalan yang sangat sulit untuk mendapatkan semua yang kami inginkan," kata Zelensky.(*)

(TRIBUN-VIDEO.COM/KOMPAS.COM)



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Zelensky Pecat 2 Jenderal karena Dianggap sebagai Pengkhianat".

#Ukraina #SUMPAH #Volodymyr Zelensky #Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky #Presiden Ukraina #sanksi

Video Production: Danar Pamungkas Sugiyarto
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved