TRIBUNNEWS UPDATE
Zelensky Ungkap Ada Dua Sosok Jenderal Senior Ukraina yang Berkhianat, Tak Ada Waktu bagi Mereka
TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengaku ada dua pengkhianat di tubuh pemerintahan Ukraina.
Zelensky mengaku bahwa pengkhianat tersebut datang dari internal pemerintah Ukraina.
Dua pengkhianat tersebut diketahui meruppakab senior di badan intelijen yang telah berpangkat jenderal.
Dikutip dari Sky News, Zelensky menjelaskan bahwa dua pengkhianat itu adalah bagian dari Ukrainian National Security Service atau Sluzhba bezpeky Ukrayiny (SBU).
Badan ini diketahui merupakan penerus dari KGB Ukraina yang sempat didirikan pada era Uni Soviet dulu.
Satu dari pengkhianat tersebut adalah pimpinan keamanan internal di SBU.
Sementara satu pengkhianat lain adalah bos SBU di Kherson.
Baca: Tak Mau Bekerja Sama dengan Rusia, Semua Kepala Sekolah di Melitopol Kompak Mengundurkan Diri
Baca: Militer Rusia Boikot Bus Pengungsi untuk Warga Melitopol, Aksinya Dapat Kecaman dari Berbagai Negara
Zelensky mengaku, pihaknya akan langsung menghukum dua pembelot tersebut.
"Saya tidak memiliki waktu untuk menangani para pengkhianat, tetapi mereka semua pasti akan dihukum," ujar Zelensky.
Zelensky menyebut siapapun yang melanggar sumpah militer setia kepada masyarakat Ukraina akan dicabut pangkatnya.
Dua senior intelijen Ukraina ini diketahui sudah mengkhianati sumpah mereka untuk membela Ukraina.
Zelensky juga langsung bersikap dan mengumumkan pemecatan tingkat tinggi terhadap mereka yang terlibat pertahanan di Ukraina.
Dalam pernyataan terbarunya, Zelensky menyebut bahwa pasukan Ukraina kini sudah mendorong mundur Rusia dari Kyiv dan Chernihiv.
Dua kota ini diumumkan Moskow tak lagi menjadi fokus serangan serangan.
"Akan ada pertempuran di depan. Kami masih harus menempuh jalan yang sangat sulit untuk mendapatkan semua yang kami inginkan," katanya.
"Situasi di selatan dan di Donbas tetap sangat sulit," ucapnya.
(Tribun-Video.com)
# Moskow # Volodymyr Zelensky # Ukraina
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
FSB Rusia Tangkap Warga Kursk yang Jadi Mata-mata Ukraina, Terancam Dakwaan Pengkhianatan
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia Bongkar Agen Mata-mata Ukraina, Tersangka Didakwa Pengkhianatan Kirim Data Militer ke Kiev
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Eropa Terjepit! PM Inggris Akui Perang Ukraina dan Iran Beri Tekanan Terhadap Hubungan AS-NATO
6 hari lalu
Konflik Timur Tengah
Bahas Perang Ukraina & Iran, Putin & Trump Teleponan 90 Menit hingga Peringatkan Bahaya Serangan AS
Kamis, 30 April 2026
Konflik Timur Tengah
Trump Blak-blakan Ukraina Kalah Perang! Presiden AS Ungkap Misi Khusus dengan Putin soal Nuklir Iran
Kamis, 30 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.