Mancanegara
Tak Mau Bekerja Sama dengan Rusia, Semua Kepala Sekolah di Melitopol Kompak Mengundurkan Diri
Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUN-VIDEO.COM - Semua kepala sekolah di Melitopol, kota di selatan Ukraina yang sementara waktu sedang diduduki oleh pasukan Rusia, telah menulis surat pengunduran diri.
Hal ini diumumkan oleh Wali Kota Melitopol Ivan Fedorov selama live di laman Facebook-nya.
Baca: Militer Rusia Boikot Bus Pengungsi untuk Warga Melitopol, Aksinya Dapat Kecaman dari Berbagai Negara
"Hari ini, keputusan yang sulit namun benar-benar tepat dibuat, semua kepala sekolah, tanpa kecuali, menuliskan surat pengunduran diri sebagai aksi protes, tidak mau bekerja sama dengan penjajah Rusia," kata Fedorov.
Dikutip dari laman Ukrinform, Jumat (1/4/2022), ia juga meminta Halyna Danylchenko, yang ditunjuk sebagai 'penjabat Wali Kota' oleh Rusia, untuk tidak menjadikan anak-anak setempat sebagai 'perisai manusia' atau menyandera mereka.
Baca: Rekaman Suara Rahasia Rusia Bocor, Komandan Kecam Tentara Rusia yang Membelot dan Berkhianat
Sejak awal April ini, Rusia memang mendesak agar kelas tetap dilanjutkan di sekolah Melitopol, namun sejalan dengan kurikulum yang diberlakukan Rusia, dengan bahasa Rusia sebagai bahasa komando.
Kekuatan pendudukan negara yang dipimpin Presiden Vladimir Putin itu pun berjanji akan membayar guru dengan bonus dalam bentuk mata uang rubel Rusia, jika mereka setuju untuk bekerja sama. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Semua Kepala Sekolah di Melitopol Mengundurkan Diri, Mereka tak Mau Kerja Sama dengan Rusia
# Kerja Sama Pendidikan # Rusia # kepala sekolah # mengundurkan diri # Melitopol #
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Kunci Perang Iran Berakhir, Pakar: Eropa, China & Rusia Harus Desak AS Stop Tunduk ke Israel
3 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Misi Trump di Hormuz Diklaim Gagal Total, Rubio Minta Rusia Tak Veto Resolusi
4 hari lalu
Tribunnews Update
Memanas! Menlu AS Minta Rusia-China Tak Gunakan Hak Veto soal Resolusi Selat Hormuz: Ini Ujian PBB
4 hari lalu
Tribunnews Update
Rusia dalam Tekanan Tinggi! Putin Terancam Dikudeta hingga Dibunuh, Paspampres Perketat Keamanan
4 hari lalu
Mancanegara
Beredar Isu Kudeta dari Laporan Intelijen, Presiden Rusia Vladimir Putin Perketat Keamanan
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.