Terkini Daerah
Ragam Penyebab Kelangkaan Minyak Goreng, Mulai dari Harga CPO hingga Fenomena Joki
TRIBUN-VIDEO.COM, TANJUNG SELOR - Banyak pihak menyampaikan penyebab langkanya minyak goreng di Kalimantan Utara (Kaltara).
Menurut Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang, kelangkaan minyak goreng tidak lepas dari naiknya harga crude palm oil (CPO) di pasar internasional.
Kondisi tersebut, menyebabkan produsen CPO memilih menjual ke luar negeri dibandingkan memenuhi pasokan dalam negeri.
Hal itu menyebabkan kelangkaan minyak goreng terjadi di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kaltara.
"Kenapa menjadi langka? karena harga CPO di pasar luar ini tinggi, jadi pengusaha-pengusaha menjual keluar," kata Gubernur Zainal Paliwang.
Baca: Pemprov Kaltara Monitoring Stok Minyak Goreng dan Gelar Operasi Pasar, Warga Bulungan Rela Antre
Sementara itu, Ketua Komisi 2 DPRD Kaltara, Ahmad Usman mengatakan, kelangkaan minyak goreng tidak lepas dari banyaknya produk turunan CPO dan naiknya porsi CPO untuk kebutuhan biodiesel.
Hal tersebut disampaikan Ahmad Usman, setelah DPRD Kaltara melakukan rapat lintas stakeholder, salah satunya dengan gabungan pengusaha kelapa sawit Indonesia (Gapki).
"Kami di Komisi II sudah melaksanakan rapat sebanyak 3 sesi terkait minyak goreng bersama Bank Indonesia, Dinas Pertanian, dan Gapki dan Asosiasi Petani Sawit Indonesia" kata Ahmad Usman, Rabu (16/3/2022).
"Dari Gapki menyampaikan, produk turunan CPO itu sampai 300an macam, tentu bahan baku produk turunan ini tarik menarik dengan minyak goreng, lalu biodiesel yang semula komposisi campuran 30 persen sekarang meningkat jadi 40 persen," ujarnya menambahkan.
Menurutnya kebijakan pemerintah yang menaikkan pemenuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO), belum dapat menjawab persoalan kelangkaan minyak goreng .
Baca: Ketentuan HET Minyak Goreng Resmi Dicabut Pemerintah, Stok di Pasaran akan Terus Dipantau
"Kebijakan DMO sudah dinaikkan, tapi tidak dapat menyelesaikan persoalan, karena turunan produk CPO itu terlalu banyak," ujarnya.
Adapun pihak Disperindagkop Kaltara mensinyalir fenomena joki minyak goreng yang menjadi penyebab kelangkaan di pasaran.
"Itu yang menyebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan untuk masyarakat yang rumah tangga biasa," ungkap Plt Kepala Disperindagkop Kaltara, Hasriyani.
Sampai saat ini, belum ada satu jawaban pasti mengapa kelangkaan minyak goreng dapat terjadi.
Kendati demikian, pihak Pemprov Kaltara memastikan stok minyak goreng akan kembali tersedia, setelah adanya kedatangan sejumlah kontainer minyak goreng dengan kapasitas 19.500 liter per satu kontainer, yang akan didistribusikan ke toko-toko dan swalayan lokal.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltara.com dengan judul Ragam Penyebab Kelangkaan Minyak Goreng, Mulai dari Harga CPO hingga Fenomena Joki
# kelangkaan minyak goreng # minyak goreng # harga CPO # Kalimantan Utara # Gubernur Kaltara
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribun Kaltara
LIVE UPDATE
Buntut Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Goreng dan Plastik di Pontianak Melonjak Drastis
Rabu, 8 April 2026
Saksi Kata
Tak Tahan, Sakinah Bongkar Dugaan Kekerasan Psikologis yang Dialami Ibunya oleh Oknum Kepala Sekolah
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Junaedi Saibih Sujud Syukur seusai Divonis Bebas Kasus Suap Vonis Lepas Migor, Tangis Keluarga Pecah
Rabu, 4 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Ariyanto Bakri Divonis 16 Tahun dan Denda Rp 600 Juta Kasus Suap Hakim Perkara Minyak Goreng
Selasa, 3 Maret 2026
Ngabuburit Asyik
Menapak Jejak Islam di Bumi Tenguyun Kalimantan Utara, Kisah Syekh Ahmad Al Maghribi
Selasa, 3 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.