Terkini Daerah
Cerita Para Saksi Kecelakaan Maut Bus di Imogiri, Terdengar Suara Cukup Keras hingga Jeritan Korban
TRIBUN-VIDEO.COM - Sejumlah warga diketahui berada di dekat lokasi kejadian saat terjadinya kecelakaan maut bus, di Jalan Imogiri, dekat Bukit Bego, Kabupaten Bantul. Mereka pun mengungkap situasi yang memilukan yang mereka saksikan.
Satu di antaranya adalah Bejo Praptodiharjo (65), seorang juru parkir di obyek wisata Bukit Bego.
Ia bahkan mengaku sempat terkena batu dan pecahan lampu bus nahas, GA Trans tersebut.
Saat kejadian, dirinya sedang bekerja.
Tiba-tiba saja, terdengar suara cukup keras.
Sebuah batu dan pecahan lampu pun terlempar mengenai kaki kanannya.
Baca: 3 Balita Selamat dalam Kecelakaan Bus Pariwisata di Imogiri, Kini Masih dalam Perawatan
“Ini (kaki) agak memar sedikit terkena pecahan lampu dan batu. Jarak saya dengan bus kecelakaan cukup dekat,” ujar Bejo kepada Tribunjogja.com .
Bejo sempat melihat korban berjatuhan dan bersimbah darah.
Namun, tangannya tak kuasa untuk menolong korban.
“Saya lihat korbannya sudah tidak kuat, tidak tega. Suara tangisan dan jeritan terdengar keras. Banyak warga yang kemudian datang menolong,” ujar warga Kedung Buweng, Wukirsari, Imogiri ini.
Bejo sempat memutuskan untuk kembali pulang dan mandi untuk menyegarkan diri.
Lantas dia pergi lagi ke lokasi kejadian.
“Saat itu saya tidak kuat melihat korban, makanya pulang dulu, mandi. Baru naik lagi,” ujarnya.
Bejo mengatakan, kala itu warga, polisi dan relawan sudah mulai mengevakuasi para korban.
Sebelum bus pariwisata nahas itu, sebelumnya juga ada kendaraan yang nyaris kecelakaan .
“Sebelumnya juga ada yang nyaris kecelakaan, tetapi akhirnya selamat,” ungkapnya.
Selain Bejo, ada juga Barhiah.
Baca: Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Turunan Bukit Bego Bantul, Korban Tewas 13 Orang Termasuk Sopir
Ia adalah pedagang makanan di sekitar Bukit Bego yang tak jauh dari lokasi kecelakaan.
Barhiah mengaku mendengar suara benturan keras saat kecelakaan maut itu terjadi.
Dia kemudian mengecek ke jalan sudah melihat kondisi bus bagian depan ringsek.
"Sekitar pukul 13.00 WIB, saya mendengar ada benturan keras,"
"Lalu saya ke luar dan bus itu sudah rusak seperti itu," kata dia ditemui di warung miliknya.
Setelah itu, masih menurut Bahriah, ada satu orang diduga pengemudi sudah keluar dari bus kemudian dan meringkuk tidak sadarkan diri.
"Tidak tahu meninggal atau hidup setelah itu, saya masuk lagi," tutupnya.
Sementara itu, Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengungkap keterangan saksi yang berada di dalam bus.
Menurut dia, sebelum kejadian supir tampak panik karena tak bisa mengendalikan kendaraannya.
"Menaiki Bukit Bego kendaraan tidak kuat sehingga sebagian penumpang turun agar kendaraan bisa menaiki tanjakan. Pada saat turunan tersebut kendaraan melaju turun dan tiba-tiba oleng," katanya dalam konfrensi pers di Polres Bantul, Minggu (6/2/2022).
Dari hasil penyelidikan awal, Ihsan menyebut adanya indikasi rem blong.
(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Cerita Para Saksi Kecelakaan Maut Bus di Imogiri, Ungkap Tragedi Memilukan
# Kapolres Bantul AKBP Ihsan # Kecelakaan Imogiri # kecelakaan bus di Bantul # kecelakaan bus pariwisata di bantul # kecelakaan maut
Video Production: Diyah Ayu Lestari
Sumber: Tribun Jogja
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Momen Haru KDM Datangi Rumah Duka Guru Korban Laka KA Bekasi, Siap Jadi Orangtua Asuh Anak Korban
Rabu, 29 April 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
TANGIS HISTERIS Ayah Vica Peluk Peti Jenazah Putrinya di RS Polri, Sempat Hilang seusai Jadi Korban
Rabu, 29 April 2026
Tabrakan KA Argo Bromo Angrek VS KRL
Menhub Tindak Tegas Taksi Green SM jika Ada Pelanggaran Buntut Laka Kereta KRL & KA Argo di Bekasi
Rabu, 29 April 2026
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Pengamat: Dugaan Pelanggaran Sinyal Merah dari KA Argo Bromo, Minta KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
Rabu, 29 April 2026
Tabrakan KA Argo Bromo Angrek VS KRL
Dirut KAI Minta Maaf & Tolak Usulan soal Gerbong KRL Wanita Dipindah Kami Tak Bedakan Gender
Rabu, 29 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.