Terkini Daerah
Kemenkes Meminta Perkantoran Micro Lockdown Selama Sepekan karena Lonjakan Kasus Covid-19
TRIBUN-VIDEO.COM, - JAKARTA - Baru-baru ini ditemukan kasus Covid-19 di kantor pemerintahan.
Tercatat puluhan hingga ratusan kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
Merespons hal itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan munculnya kasus Covid-19 di kantor perlu segera ditindaklanjuti.
Diantaranya melakukan penutupan sementara kantor hingga melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat.
Ia menerangkan untuk sistem kerja pegawai aparatur sipil negara (ASN) saat ini masih mengacu status level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tiap-tiap wilayah.
Misalnya wilayah aglomerasi, yang masih berstatus PPKM Level 2, persentase Work From Office (WFO) sebanyak 50 persen.
Baca: WHO Peringkatkan Negara-negara Tak Boleh Remehkan Varian Omicron
Baca: Kronologi Siti Badriah yang Dinyatakan Positif Covid-19 Varian Omicron saat Hamil Besar
"Pengaturan WFO dan WFH sesuai aturan Kementerian (PANRB) dan level PPKM, serta kantor dapat melakukan mikrolockdown," kata Nadia saat dikonfirmasi, Jumat (4/2/2022).
Perkantoran yang menemukan kasus Covid-19 juga harus melakukan disinfeksi serta menutup kantor sementara selama satu pekan bila jumlah kasus banyak.
"Jangan lupa kantor harus disifektan dan (micro lockdown) 1 minggu kalau ada klaster," tutur Nadia.
Diketahui, kantor Kementerian Sosial (Kemensos) di Salemba, Jakarta Pusat, ditutup atau lockdown selama tiga hari pada 27-31 Januari 2022.
Setelah 60 pegawai dinyatakan positif Covid-19.
Juga kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan lockdown mulai 7-10 Januari 2022.
Terbaru, temuan kasus Covid-19 di Kompleks DPR. Total ada 142 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga, Kamis (3/2/2022).
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ada Klaster Covid-19, Kemenkes Minta Perkantoran Micro Lockdown Selama Sepekan
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Iran Lancarkan Serangan Balasan Intensif ke Vital Israel, Kemenkes: 120 Orang Terluka dalam 24 Jam
7 hari lalu
BUKAN VIRAL STORY: Mengapa Amerika Suka Berperang?
Senin, 16 Maret 2026
Terkini Nasional
Presiden Prabowo Sebut Sudah Kantongi Nama Pengamat Tak Suka Pemerintah, Dapat dari Intelijen
Minggu, 15 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kemenkes Sediakan 7 Ribu Posko Mudik, Bisa Cek Kesehatan Gratis, Imunisasi Campak hingga Rontgen TB
Sabtu, 14 Maret 2026
Nasional
Daftar 10 Menteri Tersandung Korupsi dalam 10 Tahun Era Pemerintahan Joko Widodo
Jumat, 13 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.