kesehatan gizi
Pola Makan yang Benar untuk Mengatasi Kekambuhan Asam Lambung
TRIBUN-VIDEO.COM - Naiknya asam lambung bisa dialami oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orangtua.
Asam lambung merupakan cairan yang diproduksi oleh lambung, tidak berwarna, encer, dan bersifat asam.
Asam lambung adalah munculnya rasa terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Cairan asam lambung memiliki fungsi untuk membantu dalam mencerna protein, mencegah infeksi, mencegah keracunan makanan, serta memastikan penyerapan vitamin B12.
Kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH atau kadar keasaman lambung menjadi tinggi.
Sehingga dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pada pencernaan, kerongkongan, dan mulut.
Naiknya asam lambung bisa ditandai dengan beberapa gejala.
Salah satu gejala khas dari asam lambung adalah munculnya rasa panas pada bagian dada.
Produksi asam lambung yang berlebihan dapat merusak fungsi dan kondisi lambung.
Meskipun asam lambung tidak menyebabkan kematian, bukan berarti keadaan tersebut boleh disepelekan.
Apabila asam lambung tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa menyebabkan berbagai komplikasi pada kesehatan penderitanya.
Pada dasarnya penderita asam lambung meskipun telah sembuh dari suatu gejala yang parah, dapat mengalami kekambuhan berulang.
Baca: Perbedaan GERD, Gastritis dan Dispepsia, Penyakit Lambung yang Sering Dialami Masyarakat
Sehingga ia tetap harus menjaga dietnya, karena kekambuhan asam lambung ini bisa terjadi kapan saja jika pola makan tidak benar.
Pada penderita asam lambung tidak hanya jenis maknanan saja yang diperhatikan, namun juga pada jumlah, dan frekuensinya.
Makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita asam lambung adalah yang bertekstur lembut dan tidak terlalu keras.
Makanan pokok berupa nasi atau yang lain, masaklah dengan kandungan air yang lebih dari biasanya, sehingga tekstur lebih lembut.
Minuman yang harus dihindari adalah kafein, minuman bersoda dan beralkohol, coklat dan olahannya, beras ketan dan olahannya.
Beberapa makanan yang harus dihindari adalah makanan pedas, buah-buahan yang asam dan megandung gas (jeruk, tomat, strawberry, nangka, durian). sayuran mentah (masak dulu sayuran sebelum dimakan hingga lebih empuk dan mudah dicerna), asyuran mengandung gas (kol, brokoli, kobis), roti yang mengandung bahan pengembang jangan dikonsumsi saat perut kosong.
Cara menambah berat badan bagi penderita asam lambung dengan cara makan porsi kecil tapi sering.
Meskipun ingin segera menaikkan berat badan, tidak benar jika pasien yang sembuh dari asam lambung langsung makan dalam jumlah besar.
Karena penderita asam lambung jika makan dalam jumlah besar dapat menimbulkan tekanan dalam perut dan menyebabkan muntah (refluks).
Aturan makan bagi pnederita asam lambung yang ingin menambah berat badan ialah makan yang biasanya 3 kali makan utama dan 2 kali snack dalam sehari, gantilah dengan misalnya 5 kali makan utama dan 2 kali snack.
Makan cukup sekitar 4-5 sendok makan setiap kali makan, senyaman perut anda rasakan dan berhentilah sebelum kenyang, anda bisa makan lagi 2 atau 3 jam kemudian.
Baca: Tips Cepat Menaikkan Berat Badan pada Penderita Asam Lambung
Hindari berbaring setelah makan.
Duduklah sekitar 1 jam setelah anda makan, baru bisa berbaring atau tidur.
Langsung berbaring setelah makan dapat menyebabkan refluks.
Peningkatan berat badan tidak perlu langsung naik dengan cepat, asal pola makan yang dilakukan sudah benar.
Bagaimana cara mengetahui apakah pola makan yang dilakukan tersebut sudah benar?
Pola makan yang sudah benar ditandai dengan semakin jarangnya atau bahkan tidak adanya kekambuhan gejala asam lambung.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Pola Makan yang Sudah Benar Ditandai dengan Semakin Jarangnya Kekambuhan Asam Lambung
Video Production: Gianta Firmandimas Adya Mahendra
Sumber: Tribunnews.com
Selebritis
Tak Hanya Derita Benjolan Besar di Bahu, Riwayat Penyakit Lain Raffi Ahmad Terungkap
7 hari lalu
Tribunnews Update
Kasus Guru Ponpes di Lombok Tengah Cabuli Santri, Pelaku Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan
Sabtu, 16 Mei 2026
Tribunnews Update
4 Santri Dicabuli Oknum Guru Ponpes di Lombok Tengah, Terungkap saat Korban Kena Penyakit Menular
Sabtu, 16 Mei 2026
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
Berita Terkini
Bukan Penyakit Kiriman, Kamaruddin Simanjuntak Jatuh Sakit hingga Harus Pakai Selang Oksigen
Rabu, 13 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.