Yandex

Kesehatan Gizi

Tips dan Trik hingga Waktu yang Tepat untuk Berjemur Menurut Dokter Tan Shot Yen

Rabu, 15 September 2021 20:12 WIB
Tribunnews.com
Editor: Enggar Tiasto |

TRIBUN-VIDEO.COM - Masa pandemi Covid-19 membuat masyarakat untuk lebih menjaga daya tahan tubuhnya.

Beberapa kandungan vitamin perlu dikonsumsi dalam melindungi imun, salah satunya vitamin D.

Vitamin D ini terbukti bisa membantu proses penyembuhan pasien Covid-19.

"Memang pada pasien yang sudah terkonfirm Covid-19 butuh tambahan vitamin C dan D."

"Vitamin ini membantu mengurangi dampak buruk peradangan/badai sitokin pada pasien," kata Dokter Spesialis Gizi RS Moewardi, Amelya Augusthina Ayusari kepada Tribunnews, Selasa (6/7/2021).

Selain itu, vitamin D juga membantu sistem imun dengan mengoptimalkan kerja sel- sel imun, seperti monosit, limposit, dan lain-lain.

Adapun kandungan vitamin D ini bisa diperoleh dari paparan sinar matahari.

Baca: Kapan Waktu Terbaik untuk Berjemur dan Bagaimana Tipsnya? Ini Penjelasan dari Dokter Tan Shot Yen

Berjemur di bawah sinar matahari juga dianjurkan bagi pasien Covid-19.

Lantas, kapan waktu yang baik untuk berjemur?

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, pengaktifan vitamin D dapat terjadi dengan bantuan sinar matahari.

Waktu yang baik untuk mendapat sinar matahari, yakni ketika pagi sejak terbit sampai pukul 09.00 pagi.

Serta, pada sore hari pukul 15.00 sampai matahari terbenam.

Dalam rentang waktu itu, seseorang dapat berjemur selama 10 hingga 15 menit.

Baca: Berapakah Ukuran Normal Kandungan Vitamin D3 untuk Tubuh? Simak Penjelasan Ahli Gizi dr Tan Shot Yen

Sinar matahari penting untuk pembentukan vitamin D, yang diperlukan untuk pembentukan tulang baru.

Masih dari sumber yang sama, menurut hasil penelitian Menzies Research Institute, Hobart Australia, anak- anak tidak akan tumbuh optimal.

Bahkan, pertumbuhan anak bisa berhenti, jika kurang memperoleh vitamin D.

Di beberapa negara yang kurang sinar matahari,diperlukan suplemen vitamin D yang cukup.

Misalnya, seorang anak di Kutub Selatan butuh terpapar matahari selama 8 jam dalam seminggu, agar mendapat vitamin D yang cukup.

Sementara, untuk anak dan orang dewasa di Indonesia, cukup terpapar sinar matahari pagi dan sore selama 5 - 15 menit, sebanyak 3 kali dalam seminggu

Selain dari sinar matahari, vitamin D juga dapat ditemukan di beberapa makanan.

Seperti, ikan laut, minyak ikan, ikan salmon, ikan tuna, susu dan produk olahannya, jamur, hati, serta kuning telur.

(Tribunnews.com/Shella Latifa)

# berjemur # Dokter Tan Shot Yen # vitamin D

Baca berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapan Waktu yang Baik untuk Berjemur di Bawah Sinar Matahari? Begini Menurut Kemenkes

Sumber: Tribunnews.com

VIDEO TERKAIT
KOMENTAR

Video TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved