Rabu, 22 April 2026

Tribunnews Update

Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Didatangi Keluarga Korban yang Disebut Menangis Minta Damai

Jumat, 10 September 2021 13:33 WIB
TribunWow.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Kasus perundungan dan dugaan pelecehan yang ada di internal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) masih bergulir.

Korban yang kini melapor ke kepolisian juga terancam dilaporkan balik oleh terduga pelaku.

Bahkan, kini dikabarkan seorang anggota keluarga korban menangis sambil mendatangi terduga pelaku agar kasus ini diselesaikan dengan jalan damai.

Baca: Terduga Pelaku Perundungan Bertemu Korban di Kantor KPI soal Upaya Damai, Pengacara Cium Kejanggalan

Adanya isu permintaan damai ini, bermula dari penjelasan kuasa hukum terduga pelaku.

Namun, kuasa hukum korban MS Rony Hutahaean tegas membantahnya.

Rony menjelaskan, dirinya menaruh curiga ada pihak tertentu yang sengaja ingin menyelesaikan kasus tanpa proses hukum.

"Kami menduga ada rencana pihak tertentu agar terjadi perdamaian antara lima terduga pelaku dan korban, sehingga terselamatkanlah nama lembaga yang sedang dipimpin," kata Rony, saat dihubungi wartawan, Kamis (9/9/2021).

Ia pun menyayangkan adanya jalan damai yang tidak didiskusikan dengan tim kuasa hukum korban.

Baca: Tak Ikut Pertemuan Korban dan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI, Kuasa Hukum Sebut Hal Ganjal

Dijelaskan Rony, upaya terduga pelaku melaporkan balik MS, berhasil menurunkan semangat korban.

Padahal, proses hukum saat ini masih terus bergulir.

Sebelumnya, kuasa hukum terduga pelaku Anton Febrianto menjelaskan, ada keluarga korban MS yang secara pribadi bertemu dengan para terduga pelaku.

Keluarga korban MS dan terduga pelaku disebut merundingkan opsi perdamaian.

"Ada orang dekat keluarganya MS, pada intinya kemarin ketemu klien saya, menangis-nangis untuk tidak memperpanjang masalah ini," kata Anton saat dihubungi Wartawan, Kamis (09/09/2021).

Anton pun mengaku menyambut baik niat dari keluarga korban MS.

Baca: Komisioner KPI Minta Korban Pelecehan Berdamai, Kuasa Hukum: MS Ditelepon, Dipaksa Teken Surat Damai

Hanya saja, pihaknya lantas ingin ada upaya untuk memperbaiki nama baik dari kliennya yang diduga melakukan perundungan dan pelecehan.

"Kalau mereka mau begitu, mungkin bagus. Tapi tentu belakangnya ada rehabilitasi nama baik mereka masing-masing," lanjutnya.

Dijelaskan Anton, pertemuan tersebut dilakukan antara korban terduga pelaku tanpa didampingi kuasa hukum pada Selasa (7/9/2021).

"Pihak keluarga MS pada intinya memohon kalau bisa selesai secara kekeluargaan," ujar Anton.

Dikeketahui, kasus perundungan dan pelecehan ini, diakui korban MS sudah terjadi sejak 2012 lalu.

Baca: Terduga Pelaku Pelecehan di KPI Bantah Tuduhan, Pengacara: itu Hal Biasa, Hanya Bercanda

Namun korban baru berani menceritakan kejadian tersebut pada publik setelah merasa tak mendapatkan keadilan.

Pasalnya, MS yang sudah melapor ke atasan hingga ke pihak kepolisian, tidak mendapatkan penyelesaian apapun. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Keluarga Korban Pelecehan di KPI Nangis ke Pelaku Minta Damai, Kuasa Hukum MS Menjawab

# pelecehan seksual # Perundungan # Komisi Penyiaran Indonesia # KPI # kekerasan # TRIBUNNEWS UPDATE

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Nila
Video Production: Aditya Wisnu Wardana
Sumber: TribunWow.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved