Sabtu, 11 April 2026

Sigit Pamungkas Resmikan Rumah Pintar Pemilu di KPU Kota Semarang

Senin, 3 April 2017 21:00 WIB
Tribun Jateng

TRIBUN-VIDEO.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang resmikan Rumah Pintar Pemilu (RPP) di Kantor KPU Kota Semarang, Gedung Pandanaran Lantai 5, Kamis (30/3/2017).

Data dan grafik pelaksanaan pemilu sejak 1955 tersaji secara digital.

Peresmian dilakukan dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Anggota KPU RI, Sigit Pamungkas, Ketua KPU Kota Semarang, Henry Wahyono, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Isdiyanto, dan Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah, Joko Purnomo.

Sigit mengatakan RPP merupakan program nasional. Hingga kini sudah ada 325 RPP di seluruh Indonesia.

Tonton juga:

Dapat Bully-an, Istri Anggota DPR Tunjukkan Aksi Mainkan Rambut

Serunya Keluarga Besar Ayu Ting Ting Liburan Keliling Eropa

"Targetnya di 2018, terdapat 540 RPP di seluruh Indonesia. Harapannya dari waktu ke waktu penyelenggaraan pemilu semakin baik. Masalah yang muncul bisa di atasi bersama. Dan kami harapkan terjadi peningkatan partisipasi pemilu," ujarnya.

Sigit mengatakan hingga kini Indonesia belum memiliki semacam museum perkembangan demokrasi.
Dicontohkannya di Korea Selatan.

Menurutnya, di Negeri Ginseng tersebut dipajang sejarah bangsa ketika sebelum merdeka, setelah merdeka, masa perang saudara dan kebangkitan teknologi.

Lalu ada perkembangan demokrasi mulai fitur-fitur kepemiluan mulai kotak suara pertama yang terbuat dari kayu jati, alat memilih, surat suara, dan sebagainya.

"Ketika ingin menjadi kiblat demokrasi Indonesia harus punya seperti itu. Pendokumentasian sangat penting untuk jadi inspirasi," sambungnya.

Pantauan Tribun Jateng, di RPP terpajang kartu suara pemilihan Presiden hingga legislatif.
Juga ditunjukkan alat peraga kampanye hingga pencoblosan.

Di dalam ruang digital terdapat data mengenai penyelenggaraan pemilu dari 1955.
Sementara itu, Henry Wahyono mengatakan data dan grafik yang dikumpulkan sejak pemilu 1955.

"Kami punya data berharga pemilu 1955 relatif lengkap dari jumlah TPS, kelurahan, partai pemenang,hingga jumlah perolehan. Kami juga mengumpulkan C1 Plano dengan memfoto selama 1,5 tahun. Keberadaan RPP bisa menjadi bermanfaat hingga 50 tahun ke depan baik peneliti, akademisi, mahasiswa, hingga partai politik untuk melihat peta pemilu," jelasnya. (Tribun Jateng/Galih Permadi)

Editor: Radifan Setiawan
Video Production: Radifan Setiawan
Sumber: Tribun Jateng

Tags
   #Semarang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved