OVERVIEW
Gunung Merapi Siaga 3, Begini Karakteristik Erupsi dan Letusan Merapi
Selengkapnya silahkan simak di:
https://video.tribunnews.com/view/183495/obrolan-virtual-overview-erupsi-merapi-mitigasi-dan-pandemi
TRIBUN-VIDEO.COM - Oktober 2010 Gunung Merapi diumumkan berstatus siaga tiga.
Berdasarkan catatan erupsi Merapi pada tahun 2006, tercatat tidak ada tanda-tanda gempa vulkanik dalam namun tercatat
gempa vulkanik dangkal sebanyak enam kali dan 20 guguran.
Sedangkan pada 2010 terjadi gempa vulkanik dangkal dan juga gempa vulknaik dalam serta terjadi sekitar 200 kali guguran lava.
Sedangkan di tahun ini per 11 November 2020 terjadi 27 gempa vulkanik dangkal dan sudah 60 kali guguran.
Terkait hal itu Hanik Humaida selaku Kepala BPPTKG Yogyakarta
memberikan penjelasan terkait fonemena erupsi di Gunung Merapi.
"Pada saat erupsi tidak semua material terlontar, misal kita bilang lava 48, lava 1888, lava 1921 itu adalah sisa-sisa lava erupsi pada tahun itu," ujar Hanik Humaida.
Nama-nama sepert Lava 48, 1888, & 1921 merupakan nama-nama sisa-sisa Lava.
Ia menjelaskan setiap terjadi erupsi tidak semua kubah lava dilontarkan.
"Tidak semua kubah lava yang muncul dilontarkan, maksimal 50% dan rata-rata 30%," ungkap Hanik.
Ia mencontohkan pada tahun 2006 kubah lava maksimum sekitar 5 juta meter kubik.
Saat terjadi erupsi, kubah lava yang dilontarkan hanya 2,5 juta meter kubik.
Pada tahun 2018 volume kubah lava yang muncul sebesar 500 ribu meter kubik.
Kini volume yang tersisa sekitar 200 ribu meter kubik.
Menurutnya, fenomena tersebut merupakan karakter Gunung Merapi.
Hal itu disampaikan Hanik pada acara Overview di Tribunnews pada 12 November 2020.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mempermudah masyarakat yang ingin memantau kondisi terkini Gunung Merapi.
Hal itu bisa disaksikan melalui siaran langsung akun Youtube Volcano YT.
Gambaran data seismik diselaraskan dengan pantauan CCTV dan disiarkan secara langsung.
Pada saat terjadi erupsi atau aktivias vulkanis masyarakat bisa melihat pantauan live secara CCTV dan data seismik yang dipaparkan.
Namun apabila terjadi di malam hari dan tampilan CCTV gelap, data seismik akan memberikan gambaran informasi melalui grafik dan suara.
Seperti diketahui pada 5 November 2020 Gunung Merapi Ditetapkan dengan status siaga tiga.
BPPTKG juga menyebutkan berdasarkan data yang ada kemungkinan erupsi Gunung Merapi terjadi dalam waktu dekat.
Selain itu beberapa warga masyarakat di sekitar Gunung Merapi juga sudah mulai mengungsi.
BPPTKG sendiri konsisten memantau keberlanjutan data, koordinasi, dan sosialisasi terkait kondisi Gunung Merapi.
Ia juga terus memperbaiki sistem-sistem yang ada seperti stasiun seismik, penambahan titik ukur dan menjaga kontinuitas data.
"Untuk informasi kita membentuk tim informasi. Kita bekerja sama juga dengan RAPI (Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia)," ujar Hanik.
Untuk sosialisasi dan koordinasi pihaknya melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait dan stakeholder yang ada di lingkar Merapi.
Pihaknya juga meluncurkan broadcast message via WA dan SMS kepada Kepala Dusun yang ada di lingkar Merapi.
Hanik juga memaparkan pihaknya juga sudah membuat live streaming untuk seismik dan cctv terkait kondisi Gunung Merapi.
Live streaming tersebut dapat dipantau di aku Youtube Volcano YT.
Selengkapnya simak pada video di atas. (TRIBUN-VIDEO.COM/FIKRI FEBRIYANTO)
Reporter: Fikri Febriyanto
Video Production: Fikri Febriyanto
Sumber: Tribun Video
Local Experience
Museum Petilasan Mbah Maridjan, Saksi Bisu Erupsi Merapi 2010 yang Mengabadikan Jejak Tragedi Alam
Rabu, 8 April 2026
Nasional
Penampakan Gunung Merapi Kembali Erupsi Luncurkan Awan Panas 2 Km dalam 10 Menit, Wisatawan Panik
Sabtu, 27 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.