Local Experience
Kebur Ubalan, Tradisi Sakral Bulan Suro yang Dinanti Warga Kediri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Tradisi Kebur Ubalan adalah upacara adat tahunan di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, yang diadakan setiap Bulan Suro.
Ritual tersebut meliputi kirab dan perebutan gunungan hasil bumi di sumber air Ubalan sebagai wujud syukur atas air yang melimpah, sekaligus permohonan keberkahan dan hujan bagi petani.
Tradisi Kebur Ubalan yang digelar di Kawasan Wisata Sumber Ubalan bukan sekadar perayaan tahunan. Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat agraris di wilayah Kediri.
Kebur Ubalan lahir dari kebutuhan masyarakat untuk menjaga keseimbangan alam, khususnya keberadaan sumber air yang menjadi penopang utama pertanian.
Sejak dahulu, sumber Ubalan dikenal sebagai mata air yang tak pernah kering dan menjadi pusat kehidupan warga.
Tradisi ini kemudian berkembang menjadi ritual tahunan yang digelar setiap Bulan Suro dalam penanggalan Jawa. Bulan tersebut dianggap sakral dan tepat untuk memanjatkan doa serta harapan kepada Tuhan.
Awalnya, ritual dilakukan secara sederhana oleh para sesepuh desa. Mereka berkumpul di sekitar sumber air untuk memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya air dan hasil panen.
Seiring waktu, tradisi ini berkembang menjadi perayaan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dan menjadi bagian penting dari identitas budaya setempat.
Masyarakat Desa Jarak sejak dahulu menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Keberadaan sumber air Ubalan menjadi faktor utama keberhasilan panen mereka.
Air dari sumber tersebut tidak hanya mengairi sawah warga desa, tetapi juga dimanfaatkan oleh wilayah lain di sekitarnya. Hal ini menjadikan Ubalan sebagai simbol kemakmuran.
Dikutip dari SuryaMalang.com, rasa syukur atas keberlimpahan air ini kemudian diwujudkan dalam bentuk ritual adat. Masyarakat percaya bahwa menjaga hubungan dengan alam dan Sang Pencipta akan membawa keberkahan.
Tradisi Kebur Ubalan pun lahir sebagai bentuk penghormatan terhadap alam, khususnya air sebagai sumber kehidupan. Hingga kini, nilai-nilai tersebut tetap dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Tradisi Kebur Ubalan Kediri, Ritual Sakral Simbol Kemakmuran Desa.
Program : Local Experience
Editor: Untung Sofa Maulana
#localexperience #shortvideo #tradisi #ritual #bulansuro #shorts #tradisikeburubalan #kediri #sakral
Video Production: Untung SofaMaulana
Sumber: Tribun Jatim.com
Local Experience
Lokananta Bloc Solo, dari Pabrik Piringan Hitam Pertama di Indonesia Transformasi jadi Wisata Museum
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.