Selasa, 5 Mei 2026

Terkini Daerah

Berita Solo Hari Ini: Sekampung di Boyolali Juragan Tape, Turun Temurun, Hasilkan 70 Kg per Hari

Selasa, 18 Oktober 2022 16:52 WIB
TribunSolo.com

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUN-VIDEO.COM - Anda pernah mencicipi tape singkong?

Tentunya makanan tradisional ini tak asing, sering dijumpai di tengah masyarakat.

Tahu tidak, di Kabupaten Boyolali ada kampung yang menjadi sentra produksi tape singkong.

Namanya, Kampung Wonosari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo.

Dulunya, hampir rata-rata masyarakatnya menjadi produsen tape singkong.

Baca: Kue Maksuba, Makanan Tradisional Kue Basah Khas Palembang dengan Bahan Utama Telur Bebek

Namun, karena seiring berjalannya waktu, jumlah produsen tape sikngkong ini terus berkurang.

Meski begitu, masih ada beberapa warga yang tetap setia bertahan untuk memproduksi olahan singkong itu.

Suranti misalnya, perempuan berusia 60 tahun itu, sudah menghabiskan separuh dari usianya untuk menggeluti dunia pembuatan tape ini.

"Saya sejak muda sudah membuat tape. Dulu ibu saya juga buat tape ini," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (18/10/2022).

Prosesnya yang mudah dan hasil usaha yang cukup menjanjikan membuatnya terus mempertahankan usaha turun temurun ini.

Untuk membuat tape singkong cukuplah mudah.

Singkong yang dibeli dari pasar kemudian dikupas kulitnya lalu potong-potong.

Singkong yang telah dipotong itu, kemudian dicuci hingga bersih lalu direbus hingga masak.

Baca: Memiliki Rasa Unik! Miso Makanan Tradisional Jepang yang Kaya akan Manfaat: Cegah Penyakit Kanker

"Sebelum dicampur ragi, singkong rebus ini perlu didinginkan. Setelah itu baru di masukkan ke dalam wadah khusus," jelasnya.

Dia pun tinggal menunggu dua hari dua malam agar proses fermentasi singkong untuk berubah menjadi tape.

Sebelum dijual ke pasar, tapai yang sudah jadi kemudian dikemasi ke dalam plastik sesuai ukuran.

"Ada yang harga Rp 13, ada yang 5 ribu dan ada juga yang Rp 1.500," tambahnya.

Perajin lain, Maryati (60) mengungkapkan hal senada.

Penghasilan dari pembuatan tapai singkong ini cukup menjanjikan.

Dia yang dalam sehari mampu mengolah sedikit 1-1,5 kuintal singkong, bisa menghasilkan 50-70 kilogram tape.

"Harga singkong Rp 3 ribu/kg, sedangkan harga jual tapai singkong ini Rp 11-13 ribu/kg," aku dia. (*)

# Boyolali # Kampung # tape # makanan tradisional # Singkong

Baca berita lainnya terkait tape

Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Sekampung di Boyolali Juragan Tape : Turun Temurun, Setiap Orang Habiskan 150 Kg Singkong Per Hari

Video Production: Anggorosani Mahardika Siniwoko
Sumber: TribunSolo.com

Tags
   #Boyolali   #Kampung   #tape   #makanan tradisional   #Singkong

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved