Metropolitan
Driver Taksi Online Pasrah soal Sistem Ganjil Genap, Pendapatan Menurun
TRIBUN-VIDEO.COM - Pengemudi taksi online, Taba Iskandar mengeluhkan adanya perluasan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap di DKI Jakarta.
Diketahui, Sistem ganjil genap telah resmi diberlakukan di 25 ruas jalan DKI Jakarta, Senin (9/9/2019).
Dalam menghadapi sistem ganjil genap, Taba mengaku harus mencari jalan alternatif agar tidak terkena tilang.
Namun pelanggannya sering kali mengeluhkan waktu tempuh yang menjadi lebih lama.
Hal ini pun menyebabkan mobil taksi pelat ganjilnya harus turun pendapatan di tanggal genap.
"Sementara ini menurun drastis. Kalau genap, biasa enam, diatas Rp700 ribu kotor," ujar Taba.
Sedangkan di tanggal genap, pendapatannya turun hingga Rp500 ribu.
"Kalau sudah ganjil genap kita enggak bisa pekira-kiraan lah, (dapat) Rp500 ribu saja kita udah bagus. Itu kotor belum dipotong bensin," paparnya.
Ia pun mengaku hanya bisa pasrah dengan aturan yang telah berlaku.
"Itu tergantung peraturan pemerintah lah, kita enggak bisa apa-apa namanya juga driver ya. Yang pasti kita kesulitan sebagai masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.
Tak hanya pengemudi taksi online, keluhan juga dilayangkan oleh pengusaha gas elpiji 3 kilogram Jakarta Barat, Udin.
Hal ini karena ia harus ambil tabung dan sebar ke beberapa pangkalan (penjual) gas di Jakarta Barat, dikutip TribunWow.com dari WartaKotaLive.com, Senin (9/9/2019).
"Karena sistem ini diperluas maka kami sangat mengeluhkan karena gas elpiji 3 kg ini kebutuhan masyarakat setiap hari," ujar Udin.
"Dan harus di antar setiap hari juga oleh kami ke pangkalan dalam artian penyalur resmi, " paparnya pada Sabtu (7/9/2019).
Ia mengaku telah berdiskusi dengan Dinas Perhubungan akan masalah ini.
Solusi yang diterimanya, Dinas Perhubungan meminta kepada para agaen untuk mengganti pelat nomor dari hitam menjadi kuning.
Udin mengeluh bahwa mengganti pelat kuning tak mudah.
"Proses perubahan ke pelat kuning, tidak semudah membalikan telapak tangan. Distribusi Elpiji bersifat harian dan tidak bisa berhenti penyaluran tiap hari," ujar Udin.
"Ribuan truk elpiji akan mandek bila tidak diberikan dispensasi. Siapa mau tanggungjawab bila terjadi kelangkaan elpiji di masyarakat?," ucap dia.
Udin mengharapkan ada dispensasi yang diberikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswean untuk pihaknya.
(TribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Driver Taksi Online Pasrah soal Sistem Ganjil Genap, Dapat Kritik Penumpang dan Pendapatan Menurun
ARTIKEL POPULER:
Baca: Pelanggar Sistem Ganjil Genap Marahi Petugas, Tolak Putar Balik dan Malah Lanjutkan Perjalanan
Baca: Perluasan Ganjil Genap Mulai Berlaku, Berikut 28 Gerbang Tol yang Kena Sistem
Baca: Ditilang karena Langgar Ganjil Genap, Mobil Mewah Ini Terpaksa Ditahan
TONTON JUGA:
Sumber: TribunWow.com
Viral News
VIRAL Driver Taksi Online Diadang Sejumlah Orang, Tak Boleh Ambil Penumpang di Stasiun Cicalengka
Kamis, 19 Maret 2026
Terkini Daerah
Geram! Driver Taksi Online Tegur Sejoli yang Asyik Mesum di Mobilnya: Emang Gak Bisa Ditahan Mas
Jumat, 13 Februari 2026
Live Update
LIVE UPDATE SORE: Bos WO Penipu Ayu Puspita Jadi Tersangka, Pembunuh Driver Ojol Cimake Diringkus
Selasa, 9 Desember 2025
Saksi Kata
Driver Taksi Online Tewas Terikat di Bawah Jembatan, Warga & Polisi Ungkap Temuan Mengerikan
Jumat, 5 Desember 2025
Live Update
LIVE UPDATE SORE: Fakta Temuan Kerangka di Wonogiri, Pelaku Pembunuhan Sopir di Palembang 5 Orang
Selasa, 2 Desember 2025
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.