Tribunnews Update
Pengakuan Mantan Tentara Israel Dipaksa Ikut Perang: Netanyahu Sembrono, Pentingkan Diri Sendiri
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Penolakan terhadap perang tak hanya muncul dari kalangan sipil, namun juga militer.
Seorang mantan tentara Israel ikut serta dalam demo anti-perang di Yerusalem Barat pada Sabtu (2/5/2026) malam waktu setempat.
Mantan tentara tersebut adalah Max Kresh yang terjun bersama puluhan aktivis.
Ia mengklaim banyak orang seperti dirinya di militer yang menolak untuk berperang.
Baca: Donald Trump Umumkan Akan Bantu Bebaskan Kapal-kapal yang Terjebak di Selat Hormuz Senin Pagi
Kresh berpandangan bahwa pemerintah bertindak sembrono karena mementingkan dirinya sendiri.
"Ini hanyalah pemerintah yang bertindak sembrono, sepenuhnya mementingkan diri sendiri. Kita memiliki militer yang berada di bawah tekanan ekstrem, tentara yang ambruk di bawah tekanan," kata Kresh, dikutip dari Viory pada Senin (4/5/2026).
Menurutnya, pemerintah tidak berhak mengirim para tentara ke medan perang karena tak punya rencana nyata.
Fakta yang terjadi di lapangan justru hanya mengorbankan nyawa dan membuat tentara merasa tertekan.
Baca: KDM Bantu Pedagang Menangis Kiosnya Dibakar saat Kerusuhan May Day, Lunasi Utang & Beri Kerjaan Baru
"Pemerintah ini tidak berhak memimpin kita dalam perang apa pun, tidak berhak mengirim saya, teman-teman saya, tetangga saya, atau warga negara mana pun di sini ke medan perang untuk mempertaruhkan nyawa mereka, padahal kita telah berulang kali melihat bahwa mereka tidak memiliki rencana nyata," tambahnya.
Demonstrasi ini merupakan bagian dari gelombang protes anti-pemerintah yang lebih luas di seluruh negeri.
Aksi dipicu oleh frustrasi yang telah lama ada terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Meski perang dengan Iran telah dijeda sementara, Israel masih melanjutkan operasinya di Gaza dan Lebanon.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Viory dengan judul, 'Kita hidup dari suara sirene ke sirene, dari bom ke bom' - Para demonstran anti-Netanyahu di Yerusalem menuntut pemerintah mengakhiri perang dan menjadi 'mitra perdamaian'
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Tegar Melani
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
5 Kali Trump Murka kepada Netanyahu, dari Kebijakan Gaza hingga Krisis Iran
3 jam lalu
Tribunnews Update
Berbanding Terbalik, AS Upayakan Kesepakatan Damai dengan Iran, Israel Ingin Lenyapkan Rezim Teheran
4 jam lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Kuwait Diguncang Serangan, Teheran Emosi Ancam Gempur Wilayah Trump
4 jam lalu
Tribunnews Update
Iran Ultimatum Netanyahu jika Serang Beirut Lebanon, Minta Warga Israel Utara Tinggalkan Wilayah
5 jam lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik AS-Iran: Trump Akui Frustasi Sebut Netanyahu Gila, Analis Duga Taktik Disengaja
5 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.