Sabtu, 11 April 2026

Pilgub DKI Jakarta

Megawati: Saya Gunakan Hak Prerogatif Saya Tanpa Harus Berdiskusi

Rabu, 21 September 2016 23:06 WIB
Tribunnews.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, akui menggunakan hak prerogatifnya sebagai Ketua Umum partai untuk memilih Gubernur Ahok dan Wakil Gubernur Djarot sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada Serentak 2017.

Hal tersebut disampaikan kepada para awak media di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016), ketika hendak mengantar pasangan calon tersebut mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) DKI Jakarta.

Mengenakan pakaian bernuansa gelap putri Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno itu mejelaskan, bahwa dirinya sebagai ketua umum tidak perlu berdiskusi untuk mengambil keputusan tersebut dan langsung menginstruksikan seluruh kader untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017.

"Kali ini saya menggunakan hak prerogatif saya tanpa harus berdiskusi. Saya sebagai Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (memutuskan)," ujar Megawati.

"Bahwa keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk mengusung yang namanya Pak Ahok dan Djarot sebagai nantinya calon yang akan bertarung di DKI ini," tuturnya.

Megawati menilai, pasangan Ahok-Djarot sudah sesuai dengan keinginan warga Jakarta.

Megawati sebut Ahok-Djarot memiliki jiwa kebangsaan, nasionalisme, sesuai ideologi dari PDIP, yakni Pancasila.

"Sehingga tidak ada lagi perbedaan. Karena kita Bhinneka Tunggal Ika. Kami mencari seseorang pemimpin daerah tanpa menimbulkan adanya SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan)," tambahnya. (*)

Editor: Mohamad Yoenus
Reporter: Lendy Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved