Sabtu, 25 April 2026

Berita Terkini

Waspada! 62 Kasus Super Flu Subclade K Ditemukan di Indonesia, Pertama Muncul di Jateng

Jumat, 2 Januari 2026 13:08 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) membeberkan sebaran kasus super flu subclade K di Indonesia.

Kasus influenza A(H3N2) subclade K sebelumnya meluas di Amerika Serikat, seiring datangnya musim dingin.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman menyebut, virus super flu ini sudah tersebar di 8 provinsi.

Kemenkes mencatat, kasus subclade K mulai terdeteksi pada Agustus 2025.

"Tersebar di 8 provinsi dengan provinsi terbanyak: Jawa Timur. Kasus paling awal ada di Jawa Tengah," kata Aji kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).

Ada total 62 kasus subclade K di Indonesia yang terdeteksi mulai Agustus - Desember 2025.

Berikut sebaran subclade K di Indonesia:

1. Jawa Timur 23 kasus
2. Kalimantan Selatan 18 kasus
3. Jawa Barat 10 kasus
4. Sumatera Selatan 5 kasus
5. Sumatera Utara 3 kasus
6. Jawa Tengah 1 kasus
7. D.I.Yogyakarta 1 kasus
8. Sulawesi Utara 1 kasus
Mayoritas kasus dialami oleh perempuan atau 64,5 persen atau 40 kasus.

Kasus super flu ini banyak dialami kelompok usia 1-10 tahun (35,5 persen), 21 - 30 tahun (21,0 persen), 11 - 20 tahun (19,4 persen), diatas 60 tahun (8,1 persen).

Ditegaskan Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.

Di Indonesia, hasil surveilans menunjukkan bahwa influenza A(H3) merupakan varian dominan.

Tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.

Gejala dan Cara Pencegahan

Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.

Masyarakat bisa melakukam upaya pencegahan denga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.

(Tribun-Video.com/Tribunnews)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved