Berita Terkini
Waspada! 62 Kasus Super Flu Subclade K Ditemukan di Indonesia, Pertama Muncul di Jateng
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) membeberkan sebaran kasus super flu subclade K di Indonesia.
Kasus influenza A(H3N2) subclade K sebelumnya meluas di Amerika Serikat, seiring datangnya musim dingin.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI Aji Muhawarman menyebut, virus super flu ini sudah tersebar di 8 provinsi.
Kemenkes mencatat, kasus subclade K mulai terdeteksi pada Agustus 2025.
"Tersebar di 8 provinsi dengan provinsi terbanyak: Jawa Timur. Kasus paling awal ada di Jawa Tengah," kata Aji kepada wartawan, Kamis (1/1/2026).
Ada total 62 kasus subclade K di Indonesia yang terdeteksi mulai Agustus - Desember 2025.
Berikut sebaran subclade K di Indonesia:
1. Jawa Timur 23 kasus
2. Kalimantan Selatan 18 kasus
3. Jawa Barat 10 kasus
4. Sumatera Selatan 5 kasus
5. Sumatera Utara 3 kasus
6. Jawa Tengah 1 kasus
7. D.I.Yogyakarta 1 kasus
8. Sulawesi Utara 1 kasus
Mayoritas kasus dialami oleh perempuan atau 64,5 persen atau 40 kasus.
Kasus super flu ini banyak dialami kelompok usia 1-10 tahun (35,5 persen), 21 - 30 tahun (21,0 persen), 11 - 20 tahun (19,4 persen), diatas 60 tahun (8,1 persen).
Ditegaskan Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, situasi influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia hingga akhir Desember 2025 masih dalam kondisi terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan clade maupun subclade influenza lainnya.
Di Indonesia, hasil surveilans menunjukkan bahwa influenza A(H3) merupakan varian dominan.
Tren kasus influenza nasional tercatat menurun dalam dua bulan terakhir.
Gejala dan Cara Pencegahan
Gejala yang muncul umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan.
Masyarakat bisa melakukam upaya pencegahan denga menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga daya tahan tubuh, serta mendapatkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit penyerta.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap berada di rumah saat mengalami gejala flu, menggunakan masker, menerapkan etika batuk, serta segera mengakses fasilitas pelayanan kesehatan apabila gejala memburuk atau tidak membaik dalam lebih dari tiga hari.
(Tribun-Video.com/Tribunnews)
Video Production: Muhammad Arief Prasetyo
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Waspada Super Flu H3N2: Lebih Parah dari Flu Biasa, Bisa Picu Demam Tinggi dan Sesak Napas
Kamis, 5 Februari 2026
LIVE UPDATE
Super Flu Terdeteksi di DI Yogyakarta, Dinkes: Fatalitas Tak Seperti Covid-19, Warga Tetap Waspada
Senin, 12 Januari 2026
Super Flu Mengintai, IDAI Ingatkan: Imunitas Anak Harus Betul-betul Dijaga | ON FOCUS
Senin, 5 Januari 2026
Jangan Anggap Enteng Super Flu! Anak-anak & Orang Tua Berisiko Tinggi | ON FOCUS
Senin, 5 Januari 2026
LIVE UPDATE
Meski Kasus Super Flu Belum Masuk Kalteng, Dinkes Tetap Minta Warga untuk Jaga Kewaspadaan
Senin, 5 Januari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.