Jumat, 17 April 2026

Nasional

Bone Membara! Demo Pajak 300 Persen Ricuh, Kaca DPRD Hancur Diterjang Amarah Rakyat

Sabtu, 16 Agustus 2025 14:58 WIB
Kompas.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM – Aksi unjuk rasa menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) di depan kantor DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berakhir ricuh pada Selasa (12/8/2025) sore.

Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bone terlibat bentrok dengan aparat keamanan gabungan, yang mengakibatkan sejumlah kaca pintu kantor DPRD pecah.

Aksi Protes Berujung Kericuhan Unjuk rasa yang digelar di Jalan Stadion Lapatau ini awalnya berjalan dengan damai.

Baca: Dedi Mulyadi Gercep! Minta Daerah di Jabar Hapus Tunggakan PBB, Kepala Daerah Ngeyel Bakal Disanksi

Sekitar pukul 14.00 WITA, puluhan mahasiswa memulai orasi mereka, dengan tegas menolak kebijakan kenaikan pajak yang dinilai memberatkan masyarakat.

"Kenaikan pajak hingga 300 persen kami nilai tidak manusiawi dan harus dibatalkan," teriak Ketua Umum HMI Cabang Bone, Andi Miftahul Amri, dalam orasinya.

Baca: Bupati Sudewo Kembalikan Uang Pajak Kenaikan | Pembatalan Kenaikan Pajak NJOP & PBB Kab Semarang

Situasi mulai memanas ketika massa merasa aspirasi mereka tidak mendapat tanggapan dari para anggota dewan.

Para pengunjuk rasa kemudian mencoba merangsek masuk ke dalam gedung untuk mencari para legislator.

Upaya ini langsung dihalangi oleh barikade Satpol PP dan polisi, sehingga aksi saling dorong tidak terhindarkan dan berujung pada pecahnya kaca pintu.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Demo Kenaikan Pajak 300 Persen di Bone Ricuh, Kaca Kantor DPRD Pecah"

# Bone # unjuk rasa # Demo # Ricuh # DPRD # PBB-P2 # Sulawesi Selatan #

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Bone   #unjuk rasa   #Sulawesi Selatan   #DPRD   #PBBP2

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved