viral news
LIVE: Nyaris Bentrok dengan TNI Buntut Tendang Mobil Yonif, Ormas GPK di Magelang Minta Maaf
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Gesekan antara ormas Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Aliansi Tepi Barat dengan dua batalion infanteri TNI di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah berujung permintaan maaf.
Adapun sebelumnya lebih dulu digelar audiensi antara ormas GPK dengan jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang di Kodim 0705/Magelang pada Senin (2/6).
Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Andy Soelistyo saat dikonfirmasi membenarkan bahwa persoalan tersebut sudah usai.
Menurut Andy, dalam pertemuan tersebut, anggota GPK sudah menyampaikan permohonan maaf pada TNI.
Meski persoalan sudah usai, Andy memperingatkan pada ormas lain termasuk GPK untuk tidak merasa jagoan.
Dikatakan oleh Andy bahwa semua warga Indonesia harus patuh terhadap peraturan yang berlaku, seperti menghormati hak orang lain di jalan.
Sementara itu, Kapolresta Magelang Kombes Herbin Garba Wiyata Jaya Sianipar menerangkan, dua satuan yang terlibat gesekan dengan ormas GPK kala itu sedang tergabung dalam pengamanan kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmenuel Macron saat berkunjung ke Magelang pada Kamis (29/5).
Adapun Koordinator GPK Aliansi Tepi Barat Pujiyanto menerangkan, insiden terjadi ketika anggotanya hendak pulang seusai melakukan unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang.
Meski begitu, Pujiyanto enggan menjelaskan mengenai pemicu awal gesekan tersebut.
Audiensi tersebut menghasilkan dua poin yakni permintaan maaf dan GPK berjanji menjaga ketertiban lalu lintas dalam melakukan aksi yang melibatkan banyak anggotanya.
Baca: Viral Anggota Ormas GPK Tendang Pintu Mobil TNI hingga Geber Motor, Puluhan Prajurit Langsung Turun
Sebagaimana diketahui, gesekan antara ormas GPK dengan dua batalion infanteri ini sempat viral di media sosial dan disebut terjadi pada Rabu (28/5).
Peristiwa ini terekam di dua lokasi di Kabupaten Magelang, yakni Tugu Bunderan Salaman dan pertigaan Brojonalan, Kecamatan Borobudur.
Peristiwa pertama terjadi di Tugu Bunderan Salaman, dalam video yang viral menunjukkan seorang anggota ormas GPK mendatangi mobil OZ yang dikendarai dua anggota Yonif 412 Purworejo yang hendak kembali dari Magelang.
Gesekan tersebut terjadi ketika mobil TNI berpapasan dengan konvoi rombongan ormas.
Buntutnya, seorang anggota ormas menendang pintu mobil OZ sebagaimana yang terekam dalam video.
Aksi ini kemudian dilerai oleh Babinsa yang tengah membantu kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
Adapun dalam peristiwa lain yang juga terekam dalam video viral menunjukkan konvoi GPK yang berpapasan dengan rombongan Yonif 403 DIY di Kecamatan Borobudur.
(TribunVideo.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Usai Bentrok dengan TNI di Magelang, GPK Sepakati 2 Poin dalam Audensi"
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bentrok GPK dan TNI di Magelang Berakhir Damai, Kapendam Diponegoro: Jangan Merasa Jagoan"
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Kompas.com
Tribunnews Update
Alasan Ormas IKM Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri, Tak Terima Sumbar Dihina 'Barbar'
15 jam lalu
Terkini Nasional
Kasus Lahan BMKG Memanas, Istana Singgung Premanisme dan Nama GRIB Jaya
18 jam lalu
Tribunnews Update
Panglima TNI Izinkan Batalyon Tempur Keluar Barak & Diterjunkan Ikut Tangani Pelaku Begal
18 jam lalu
Tribunnews Update
Abu Janda Dipolisikan Ormas Minangkabau, Buntut Sebut Sumbar Intoleran dan Bar-bar
1 hari lalu
Tribunnews Update
Pemkab Bantul Respons Aksi Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS oleh Ormas terkait Masalah Perizinan
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.